
Banner Presiden Prabowo Subianto 'Lemes Longor' dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebuah banner bergambar Presiden Prabowo Subianto dengan tulisan "Lemes Longor", menjadi salah satu elemen mencolok dalam aksi demonstrasi di Surabaya, Jumat (26/6).
Benner berukuran besar dengan dominasi warna biru muda tersebut terpasang di jembatan penyebrangan orang (JPO) Jalan Gubernur Suryo, dekat Gedung Negara Grahadi yang menjadi lokasi aksi.
Juru Bicara Front Anti Kapitalisme, Septia Rahma menjelaskan istilah 'lemas longor' dalam banner untuk menggambarkan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tak menjawab akar permasalahan.
"Bukan hanya tidak menyentuh akar masalah, alat-alat negaranya pun selalu represif ke masyarakat sipil, tetapi ke atas pasti, siap pak, siap pak, siap komando, siap laksanakan," ujar Septia bernada satir.
Istilah "lemes longor" juga mencerminkan penilaian bahwa pemerintah tidak pernah belajar dari insiden yang sudah ada.
Secara spesifik Septia mencontohkan kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Septia, pendidikan layak dan fasilitas umum seharusnya menjadi prioritas di tengah ketidakpastian global saat ini. Namun fokus pemerintah justru pada kebijakan-kebijakan yang dinilai konsumtif dan tak tepat sasaran.
"Begitu dan kami pakai bahasa ini karena ini dianggap lebih melokal, lebih dekat dengan warga Surabaya dan lebih bisa terus-menerus untuk diingat bahwa pemerintah kita itu per hari ini cuman bisa lemes dan longor," imbuhnya.
Septia menyebut ada 11 tuntutan yang disuarakan massa dalam aksi demonstrasi hari ini. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelemahan rupiah, hingga harga bahan pokok dan BBM yang terus merangkak.
"Mereka (pemerintah) tidak pernah mengevaluasi diri bagaimana kebijakan MBG, Kopdes Merah Putih tidak benar-benar menyentuh akar permasalahan yang dialami masyarakat," imbuh Septia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022