
Ilustrasi sindikat joki UTBK-SNBT di Surabaya memiliki 4 kluster tersangka, yakni broker, pemberi order, joki, dan pembuat KTP palsu. (AI)
JawaPos.com - Polrestabes Surabaya terus berupaya mengungkap sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) yang telah beroperasi sejak 2017.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan hingga Kamis sore (7/5), sebanyak 14 tersangka telah diamankan dan ditahan. Selama 9 tahun beroperasi, mereka mengaku sudah melayani sekitar 150 klien.
"Sejak tahun 2017 sampai dengan (ditahan) 2026, tersangka menerima klien kurang lebih 150. Dari keterangan mereka bahwa sebagian besar memang (mengincar) Kedokteran,” ujarnya dalam konferensi pers di Surabaya, Kamis (7/5).
Kombes Pol Luthfie menilai banyaknya permintaan joki didorong karena soal yang diujikan untuk masuk ke Fakultas Kedokteran cenderung lebih sulit dibandingkan program studi lainnya.
“Ketika ditanya kenapa seperti itu (banyak peserta penyewa jasa joki mengincar prodi Kedokteran) karena memang tesnya relatif lebih sulit atau membutuhkan kecerdasan yang lebih dari yang lain,” imbuhnya.
Polisi terus menelusuri aliran dari sindikat joki UTBK-SNBT di Surabaya ini. Termasuk jumlah pasti dari peserta yang menggunakan jasa joki. Hasil penyelidikan sementara, dari 150 klien, polisi telah mengantongi 114 nama.
Sebanyak 114 nama ini disebut berhasil lolos masuk perguruan tinggi impian, berkat bantuan sindikat joki tersebut. Para penyewa joki ini tidak hanya mengincar kampus negeri, tetapi juga kampus swasta.
"Sebanyak 114 orang ini kita terus dalami karena ini ternyata tersebar tidak di kampus di Jawa Timur saja, tetapi ada di Jawa Barat, di Jawa Tengah, dan juga di luar Jawa terutama di Kalimantan. Ini terus kita dalami," tegas Luthfie.
Adapun 14 tersangka yang telah ditahan, di antaranya HRS (21), IKP (41), PIF (21), FP (35), BPH (29), DP (46), MI (31), RZ (46), HRE (18), BH (55), SP (43), SA (40), ITR (38), dan CDR (35). Semua tersangka berjenis kelamin laki-laki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022