Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2026 | 00.09 WIB

Temui Ribuan Buruh di May Day 2026, Gubernur Jatim Khofifah Janji Kawal Perda Pesangon

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menemui ribuan massa aksi May Day 2026 di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menemui ribuan massa aksi May Day 2026 di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Jumat (1/5).

Di hadapan ribuan buruh, Khofifah menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menerima audiensi dari perwakilan serikat pekerja. Sejumlah aspirasi dan tuntutan telah diterima untuk dikaji lebih lanjut.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah tuntutan penyusunan Perda sistem jaminan pesangon. Kesepakatan bersama telah ditandatangani, termasuk komitmen mengawal pembahasannya bersama DPRD Jawa Timur.

"Ada kesepakatan yang sudah kita tandatangani, bersama-sama kita akan mengawal Perda Pesangon, segera kita bahas bersama DPRD Provinsi Jawa Timur," ujar Gubernur Khofifah di atas panggung, Jumat (1/4).

"Panjenengan siap mengawal?" tanya gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini kepada massa aksi. "Siap...." ucap ribuan buruh dengan kompak, lalu bertepuk tangan dengan riuh.

Sebagai informasi, ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja), akan menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110, Surabaya, Jumat (1/5)

Dari pantauan JawaPos.com, arak-arakan ribuan buruh dari berbagai derah di Jawa Timur, tiba di depan Kantor Gubernur sekitar pukul 15.03 WIB. Mereka mengenakan seragam serikatnya masing-masing.

Sebelum aksi, massa demonstrasi lebih dulu berkumpul di depan BG Junction Mall, Jalan Babatan, lalu melakukan long march dan membentangkan bendera merah putih ke titik aksi, Jalan Pahlawan.

Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur mendesak realisasi komitmen pemerintah, mulai dari penyediaan rumah murah, pengawasan praktik outsourcing, penegakan UMK, hingga pembentukan satgas pencegahan PHK. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore