
Ilustrasi demo buruh di Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menjelang aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar setiap tanggal 1 Mei, Polrestabes Surabaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di 22 titik strategis.
Waka Polrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran dan mobilisasi masyarakat selama demonstrasi Hari Buruh berlangsung.
Di 22 titik tersebut akan diterapkan sistem kanalisasi, yakni pengaturan arus lalu lintas dengan pembagian jalur kendaraan secara terstruktur, seperti di persimpangan padat dan area putar balik.
“Jarak antar titik pengamanan juga telah dihitung, berkisar puluhan meter hingga lebih dari 1 km, untuk memastikan distribusi personel merata dan respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas,” tuturnya, Senin (27/4).
Adapun sejumlah kawasan yang menjadi fokus pengamanan petugas saat May Day 2026, antara lain Jalan Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari.
AKBP Rosyid menyebut pengamanan melibatkan berbagai unsur, tidak hanya satuan lalu lintas, tetapi juga personel samapta, reserse kriminal, serta dukungan dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
“Jumlah personel di setiap titik disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan arus. Beberapa lokasi strategis diperkuat hingga puluhan personel untuk memastikan pengendalian situasi tetap optimal,” imbuhnya.
Selain itu, sejumlah titik dekat pusat aktivitas massa seperti Bundaran Waru, Wonokromo, dan akses menuju pusat kota menjadi fokus pengawasan karena berpotensi menjadi pusat pergerakan peserta aksi.
Dengan sistem kanalisasi, arus kendaraan diarahkan agar tidak beririsan dengan jalur massa aksi, sekaligus memudahkan pengalihan lalu lintas secara fleksibel apabila terjadi peningkatan situasi di lapangan.
"Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis. Dengan strategi ini, peringatan Hari Buruh diharapkan bisa berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di Surabaya,” pungkas AKBP Rosyid.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
