
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji datang ke Gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, memenuhi panggilan terkait kasus dugaan korupsi Bimtek DPRD Kota Surabaya 2009 - 2014. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Memenuhi panggilan Satreskrim Polrestabes Surabaya, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji mengaku tak ditanya banyak hal oleh penyidik soal kasus dugaan korupsi Bimtek DPRD Kota Surabaya Tahun 2009 - 2014.
"Nggak ditanya (banyak), cuma merubah tanggal (BAP atau berita acara pemeriksaan) saja," ucap politikus yang akrab disapa Cak Ji itu setelah keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (5/2).
Sebelumnya dari pantauan JawaPos.com, Armuji tiba di Gedung Anindita Satreskrim Polrestabes Surabaya pada pukul 16.27 WIB. Orang nomor dua di Kota Pahlawan itu tampak berjalan santai mengenakan kemeja biru.
Armuji tampak santai memasuki gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ia mengaku tak gugup menghadapi pemeriksaan tersebut. "Ya biasa saja, cuma pembaharuan tanggal," ucap Armuji.
Satreskrim Polrestabes Surabaya juga melakukan pemanggilan terhadap Musyafak Rouf. Saat terjadinya perkara (2009 - 2014), baik Armuji maupun Musyafak, menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.
Setelah kurang lebih satu jam setengah, Armuji dan Musyafak pun keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.02 WIB. Armuji mengatakan pemanggilan dirinya terkait kasus yang menyeret nama Wisnu Wardhana.
"Masalah WW (Mantan Ketua DPRD Kota Surabaya Periode 2009 - 2014, Wisnu Wardhana) dulu itu. Wes ya (sudah ya), saya itu cuma merubah tanggal," celetuk orang nomor dua di Kota Pahlawan ini.
Kompak dengan Armuji, Musyafak juga menyatakan bahwa selama pemeriksaan, dirinya tidak dicecar pertanyaan oleh penyidik, hanya diminta untuk membaca dan menandatangani BAP (berita acara pemeriksaan).
"Ya, kita itu paraf-paraf sesuai dengan keterangan yang lama, disuruh baca lagi BAP-nya, sudah sesuai nggak dengan keterangan yang lama," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Ketika ditanya apakah ada pemeriksaan lanjutan, Musyafak mantap menjawab tidak ada. "Nggak ada. Cukup ya, makasih," pungkas Musyafak yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur periode 2024 - 2029. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
