
Jagal dan pedagang daging Surabaya menolak relokasi RPH Pegirian ke TOW, mengancam mogok kerja karena dinilai berdampak pada ekonomi dan pengangguran.
JawaPos.com - Sejumlah jagal dan pedagang daging di Jalan Arimbi, Pegirian, Kecamatan Semampir, menolak rencana relokasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ke daerah Tambak Osowilangun.
Koordinator Aksi Jagal dan Pedagang Daging, Abdullah Mansyur menegaskan pihaknya akan terus melakukan unjuk rasa. Pihaknya juga mengancam akan mogok kerja hingga pasokan daging sapi di pasaran benar-benar kosong.
"Kita tetap akan melakukan aksi mogok satu bulan, dua bulan, satu tahun. Dan kita pastikan ya, untuk kemudian di Kota Surabaya tidak akan ada peredaran daging sapi sama sekali," tutur Abdullah, Selasa (13/11).
Menurutnya, relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOW) berisiko menimbulkan ribuan pengangguran, karena operasional di lokasi baru memerlukan biaya jauh lebih besar bagi para pekerja.
Karena itu, para jagal dan pedagang daging melakukan mogok kerja sebagai bentuk kekecewaan terhadap keputusan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang memindahkan RPH dari Pegirian ke Tambak Osowilangun.
"Ini sebagai alarm terhadap stabilitas ekonomi, kita akan melakukan aksi mogok sampai betul-betul tuntutan kami dipenuhi (mencabut surat tentang kebijakan pemindahan RPH dari Pegirian ke TOW)," imbuhnya.
Massa akan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencabut surat edaran tentang pendaftaran pindah jagal dari PRH Pegirian ke TOW. Apalagi SE tersebut baru berlaku pada Idulfitri.
"Sehabis Idulfitri mungkin tempat yang Pegirian tidak beroperasi lagi. Tapi kita menuntut untuk ini tidak ada jangka waktunya, artinya kita menolak untuk dipindah dari pegiran ke tempat yang baru itu saja," tukas Abdullah.
Hari ini, Selasa (13/1), ratusan jagal dan pedagang daging RPH Pegirian melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Surabaya. Massa batal bertemu dengan Wali Kota Eri Cahyadi dan membubarkan diri sekitar pukul 14.00 WIB. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
