Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 02.04 WIB

Ketika Para Pedagang Menerjemahkan Arti Kemerdekaan

Menurut dia, melemahnya pembelian telur menjadi salah satu tanda bahwa masyarakat dan pelaku usaha sedang menghadapi tekanan ekonomi. (Dimas Choirul/JawaPos.com) - Image

Menurut dia, melemahnya pembelian telur menjadi salah satu tanda bahwa masyarakat dan pelaku usaha sedang menghadapi tekanan ekonomi. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

JawaPos.com — Kemerdekaan tidak selalu terasa dalam bentuk perayaan dan pesta. Di lapak-lapak Pasar Pos Pengumben, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, gambaran kehidupan ekonomi masyarakat justru terlihat dari ukuran belanja yang berubah.

Tio, 29 tahun, pedagang telur yang telah berjualan sekitar lima tahun, merasakan langsung perubahan tersebut. Ia menyebut penjualan telurnya belakangan ini turun cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.

"Sangat-sangat menurun," kata Tio saat ditemui JawaPos.com, di Pasar Pos Pengumben, Kebayoran Lama, Jakarta Barat, Senin (17/8).

Menurut dia, jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, penjualan saat ini hanya tersisa sekitar 60 persen. Penurunan tersebut mulai terasa setelah momen Idul Fitri, Maret 2026 lalu.

"Kalau dipersenin dari 100 ya, 60 persennya," ujar Pria yang baru saja membangun bahtera rumah tangga ini.

Padahal, Tio mengatakan, kondisi penjualan sebelumnya masih relatif stabil. Ia biasanya mengambil sekitar 100 ikat telur atau setara 1,5 ton untuk kemudian dijual di dua lokasi, yakni Pasar Pos Pengumben dan kawasan Kampung Baru.

Perubahan paling terasa terlihat dari pelanggan yang berasal dari kalangan pelaku usaha makanan. Warung makan hingga pedagang nasi goreng mulai mengurangi jumlah pembelian telur.

"Dari warteg, dari tukang nasi goreng yang tadinya beli 5 kilo 6 kilo, sekarang cuma 3 kilo, 2 kilo. Sangat menurun sekali," kata Tio.

Menurutnya, kondisi pedagang telur sangat bergantung pada aktivitas pembeli. Ketika warung dan pedagang makanan mengalami penurunan penjualan, permintaan telur dari lapaknya ikut terdampak.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore