Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 November 2025, 23.52 WIB

Kali Lamong Siaga Merah, Pemkab Gresik Kebut Perbaikan Tangkis

Satgas Siaga Bencana Kota Pudak mengebut perbaikan tangkis penahan banjir di wilayah Desa Pranti Kecamatan Menganti. (Ludry Prayoga/Jawa Pos) - Image

Satgas Siaga Bencana Kota Pudak mengebut perbaikan tangkis penahan banjir di wilayah Desa Pranti Kecamatan Menganti. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com-Satgas Siaga Bencana Kota Pudak mengebut perbaikan tangkis penahan banjir di wilayah Desa Pranti Kecamatan Menganti. Titik tersebut diduga menjadi penyebab genangan air anak Kali Lamong meluber hingga menggenangi enam desa.

Status siaga merah tetap diterapkan sebagai antisipasi kiriman air dari wilayah Mojokerto. Kepala BPBD Gresik Sukardi menjelaskan, proses perbaikan tangkis Kali Lamong itu ditargetkan rampung dalam dua hari. Panjang tangkis yang tergerus mencapai 9 meter dengan kedalaman 4 meter.

"Mumpung cuaca cerah, tinggi genangan akibat luapan Kali Lamong juga berangsur surut berkisar 10 sentimeter," ungkap Sukardi.

Meski demikian, menurut dia, ada sekitar 380 rumah dan 80 hektare sawah yang masih tergenang. Yang melanda wilayah Desa Bringkang, Pranti, Beton, dan Gadingwatu.

"Kami juga maksimalkan pompa penyedot air. Air terjebak karena drainase yang kurang memadai sehingga menyebabkan banjir meluap ke jalan dan pemukiman," beber Sukardi.

Debit banjir di wilayah Kecamatan Benjeng dan Kedemaen juga berangsur menurun. Meski demikian, pihaknya masih menerapkan status siaga merah Kali Lamong.

"Bisa sewaktu-waktu meningkat akibat kiriman dari wilayah Mojokerto. Belum lagi potensi curah hujan yang tinggi," tandas Sukardi. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore