
SBY Bangga, Ramalan Ekonomi Indonesia 15 Tahun Lalu Jadi Kenyataan: Kita Sekarang Member G20 dan BRICS. (Istimewa)
JawaPos.com - Dengan bangga, Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menyampaikan prediksinya 15 tahun lalu satu per satu menjadi kenyataan.
Salah satunya tentang kekuatan ekonomi Indonesia mampu menyetarai bangsa-bangsa dunia. Hal tersebut disampaikan saat orasi ilmiah di Peringatan Dies Natalis ke-65 ITS Surabaya, Selasa (11/11).
“Sebagian saya sampaikan 15 tahun lalu artinya Indonesia 2025 sekarang ini menjadi kenyataan. Which is now, akan menjadi strong emerging market, strong economy,” kata SBY.
"Contoh, saya sampaikan 15 tahun lalu, Indonesia 2025, which is now, akan menjadi strong emergent market, strong economic. It is happening now. Kita member of G20, 20 ekonomi besar dunia," tutur SBY.
"We are the biggest economy, (Indonesia) the biggest country in Asean, itu menjadi kenyataan, look, 15 tahun lagi berarti 2025, ekonomi Indonesia, standing Indonesia itu sama dengan BRICS," lanjutnya.
Tidak hanya itu, SBY sebut kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto sukses membawa Indonesia bergabung dalam organisasi BRICS. SBY menyebut hal ini persis seperti yang diramalkan 15 tahun silam.
Sebagai catatan, BRICS terdiri dari negara berkembang berpengaruh seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Adapun G20 merupakan forum 20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia.
Karena banyak prediksinya terbukti, SBY pun berseloroh bahwa dirinya bisa meramal masa depan. Namun ramalan itu dikatakan berdasarkan pemikiran logis dan perhitungan yang rasional, bukan hal mistis.
"Jadi kalau ada guru besar, dosen, yang ingin menanyakan nasib dan masa depan, bisa ke saya. Bukan klenik tapi pemikiran yang scientific, rasional, I know futurology, I know membaca trend," kelakar tokoh asal Pacitan itu.
Lebih lanjut, Susilo Bambang Yudhoyono menilai ilmu pengetahun, teknologi, dan inovasi sangat mendukung pembangunan ekonomi yang adil dan berkelanjutan atau sustainable growth with equity.
“Yang harus kita lakukan adalah menjawab tantangan global. Oleh karena itu singkatnya membangun ekonomi ke depan harus ikut menyelamatkan bumi kita. Tapi kita juga harus menjawab tantangan nasional," ucap SBY.
Singkatnya, ekonomi Indonesia harus tetap tumbuh secara adil dan berkelanjutan. SBY menerangkan saat ini, ekonomi Indonesia sedang bertransformasi. Tidak sedikit negara yang gagal dalam fase ini.
“Tantangan selalu ada, persoalan selalu ada. Untuk menjadi negara maju, developt country, kita harus away dan tidak bergantung pada natural resources. Kita harus moving on menjadi era teknologi baru,” pungkas AHY.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
