
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati optimistis titik banjir pada musim hujan 2026 berkurang. (Instagram @aning_rahmawati)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kian serius mengatasi persoalan banjir, yang masih melanda beberapa titik Kota Pahlawan. Terutama setiap kali hujan deras mengguyur.
Berbagai proyek penangan banjir pun tahun ini (2025) dikebut agar bisa rampung sebelum musim hujan tiba. Mulai dari pembangunan saluran, rumah pompa, hingga normalisasi Sungai Kalianak.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati menilai kesiapan Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi bencana banjir, sudah maksimal. Bahkan beberapa proyek diperkirakan rampung sebelum musim hujan tiba.
"Kemarin kita memanggil Dinas PU, kita pastikan bahwa sampai dengan November 2025, tidak sampai Desember, Insyaallah semua pengerjaan proyek pengendalian banjir sudah selesai," tuturnya kepada JawaPos.com, Selasa (28/10).
Kemudian untuk kesiapan wilayah-wilayah yang pada musim hujan awal 2025 dilanda banjir dengan genangan cukup tinggi, seperti di Rungkut Menanggal, Asemrowo, Kalianak, Krembangan, juga sudah diselesaikan.
"Insya Allah tahun 2025 ini kita sudah selesaikan titik-titik yang rawan banjir, yang genangannya cukup tinggi dan lama, itu masih perlu diperbaiki. Tapi kami pastikan November, maksimal insya Allah sudah selesai," imbuhnya.
Sementara itu, penanganan banjir di wilayah Medokan Semampir, lanjut Aning, belum bisa dikerjakan pada 2025. Sebab, Pemkot Surabaya dan DPRD sepakat untuk menganggarkannya pada APBD 2026 mendatang.
"Di Medokan Semampir belum, baik itu dengan normalisasi saluran maupun juga dengan antisipasi nanti, karena memang belum selesai, ini kendalanya dianggaran ya," terang Politikus PKS tersebut.
Di sisi lain, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan untuk mengejar target pembangunan saluran hingga rumah pompa rampung pada November 2025, pengerjaannya dikebut hingga 24 jam setiap hari. "Karena perhitungan kita itu hujannya November, tetapi ternyata agak maju. Semoga percepatan ini bisa dilakukan, dan teman-teman (Pemkot Surabaya) sudah mengerjakan selama 24 jam," tutur Eri di Surabaya, Jumat (24/10) lalu.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang tinggal disekitar proyek, apabila selama proses pengerjaan saluran dan rumah pompa selama 24 jam, membuat mereka terganggu. Ini demi mempercepat pekerjaan, sehingga saat musim hujan tiba, genangan air bisa diantisipasi dengan baik.
"Saya mohon maaf kepada warga Surabaya. Kalau sudah selesai akan dilakukan pembilasan, ada perbaikan," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022