
Kantong jenazah korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo datang di RS Bhayangkara Surabaya (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Evakuasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo terus bergulir tanpa henti.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan 13 jenazah terbaru sepanjang hari ini. sekaligus menegaskan bahwa total korban meninggal hingga sore ini mencapai 39 orang.
Proses pengangkatan jenazah sangat sulit dan harus dilakukan dengan kehati-hatian tinggi. Puing beton dan rangka baja yang bertumpuk memaksa tim memotong struktur satu per satu sebelum melakukan evakuasi.
Menurut Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian Operasi Basarnas Emi Freezer, pekerjaan di lokasi penuh tantangan.
Banyak korban tertimbun material di kedalaman yang tak mudah diakses, dan alat berat turut dioperasikan secara selektif.
“Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena banyak korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan. Kami harus mengangkat puing satu per satu, memotong rangka-rangka baja, baru kemudian bisa mengevakuasi korban,” jelas Emi di lokasi, Minggu (5/10).
Tim dibagi antara pengangkatan manual dan pemotongan struktur baja untuk menjaga keselamatan personel. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara agar pemotongan besi dapat berjalan aman.
Saat ini, total jenazah yang sudah dievakuasi mencapai 39 orang. Penemuan 13 jenazah terbaru menandai lonjakan signifikan dibanding laporan sebelumnya.
Dalam catatan evakuasi dini hari hingga subuh, korban ke-40 hingga ke-48 ditemukan secara bergiliran. Waktu evakuasi masing-masing korban menunjukkan betapa berkelanjutan dan intensnya operasi pencarian.
Korban ke-49 hingga ke-52 juga berhasil diangkat dari reruntuhan hingga siang ini. Penemuan ini menyempurnakan total 39 jenazah yang sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
“Kami terus melanjutkan operasi ini dengan fokus di sisi utara bangunan yang tidak terintegrasi dengan struktur utama. Setiap temuan kami tindaklanjuti dengan protokol identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur,” imbuh Emi.
Semua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Di RS tersebut, tim DVI mulai menjalankan protokol identifikasi secara seksama.
Meski sudah 39 orang duitemukan meninggal dunia, operasi belum dihentikan. Tim SAR dan seluruh unsur terkait tetap fokus agar tidak ada korban tertinggal di bawah puing.
“Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan. Semua potensi SAR kami kerahkan penuh,” tegasnya.
Dari 143 orang yang berada di lokasi saat kejadian, 104 orang tercatat selamat. Sementara dua orang lainnya ditemukan dalam bentuk bagian tubuh (body part).

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
