Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Juli 2026 | 04.45 WIB

Polda Jabar Selidiki Temuan Jenazah Satpam dengan Posisi Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta

Seorang satpam Waduk Jatiluhur, Purwakarta berinisial S, 43, ditemukan tewas dalam keadaan berseragam lengkap di perairan kawasan tersebut (Tribata News Polda Jabar) - Image

Seorang satpam Waduk Jatiluhur, Purwakarta berinisial S, 43, ditemukan tewas dalam keadaan berseragam lengkap di perairan kawasan tersebut (Tribata News Polda Jabar)

JawaPos.com - Warga sekitar Waduk Jatiluhur geger oleh temuan jenazah pada Jumat pagi (24/7). Polda Jawa Barat (Jabar) kini menyelidiki temuan itu. Mereka mencari tahu penyebab kematian korban yang ditemukan di wilayah Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur sekitar pukul 09.00 WIB itu.

Berdasar keterangan resmi dari Polda Jabar, lokasi temuan jenazah korban berada di Kawasan Tanggul Kayat. Jenazah itu ditemukan oleh seorang petugas keamanan (satpam). Saat ditemukan, korban mengenakan seragam satpam. Temuan itu langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, korban memang bertugas sebagai satpam. Yang bersangkutan sempat hilang dan dicari oleh rekan sesama satpam lantaran sejak dini hari tidak dapat dihubungi. Paginya, jenazah korban ditemukan dalam posisi telungkup.

”Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang,” kata Hendra.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, dan mengevakuasi jenazah untuk dilakukan autopsi.

Hendra menyatakan, saat ini Polres Purwakarta masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab kematian korban.

”Peristiwa tersebut sedang ditangani oleh Polres Purwakarta. Penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, menganalisis rekaman CCTV, serta menunggu hasil autopsi,” terang dia.

Kepada masyarakat setempat, Polda Jabar mengimbau masyarakat tidak berspekulasi. Hendra juga meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian sampai seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia terungkap.

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti serta hasil pemeriksaan ilmiah. Hendra memastikan, perkembangan penanganan kasus akan disampaikan kepada publik setelah penyidik memperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore