Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 00.45 WIB

Sudah Disapu, namun Sisa Perlit Linde Masih Mengancam Kesehatan Warga Desa Roomo

Partikel perlite dari kebocoran PT Gresik Gases Indonesia (LINDE) pada Selasa (29/7) yang menghujani perkampungan Desa Roomo. (istimewa) - Image

Partikel perlite dari kebocoran PT Gresik Gases Indonesia (LINDE) pada Selasa (29/7) yang menghujani perkampungan Desa Roomo. (istimewa)

JawaPos.com - Partikel perlite dari kebocoran PT Gresik Gases Indonesia (LINDE) pada Selasa (29/7) yang menghujani perkampungan Desa Roomo telah dibersihkan pada Rabu (30/7) lalu. Namun, masih ada sisa-sisa partikel yang warga rasakan saat terhempas angin.

Pada Rabu lalu, sejumlah karyawan PT Linde melakukan bersih-bersih di Desa Roomo. Mereka menggunakan sapu untuk menyisir jalan lingkungan.

"Ya sudah ada pembersihan oleh perusahaan di jalan lingkungan," ucap Ahmad Zainul, perangkat Desa Roomo.

Namun, hingga kini para warga terdampak hujan partikel itu belum mendapat kejelasan terkait kompensasi dari perusahaan, meski mereka menuntut ganti rugi.

"Hingga kini belum ada komunikasi," imbuhnya.

Meski partikel sudah disapu oleh karyawan Linde, warga masih merasakan keberadaan benda putih seperti garam dapur itu. Syafaatus mengakui pembersihan dilakukan sejak Rabu pukul 10.00. Namun, pada titik-titik yang tidak terbuka, partikel putih itu masih mudah dijumpai.

"Seperti di genteng, kalau kena angin ya berterbangan," ucapnya.

Fenomena itu juga mendapat perhatian dari Peneliti dan Pemerhati Lingkungan, dr. Lestari Sudaryanti. Dosen Universitas Airlangga itu menyebut bahwa meski perlite aman dan merupakan bahan alami, tetap memiliki potensi bahaya.

Debu perlite dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata. Selain itu, dapat menyebabkan gangguan pernapasan jika masuk dalam jumlah besar.

"Kalau deposit di paru-paru, ya meskipun tidak pakai bahan kimia pun tetap berbahaya," ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa paru-paru manusia harus lentur. Namun, jika banyak deposit debu dapat berakibat kaku dan memicu produksi lendir.

"Gangguan pernapasan pasti," jelasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore