
Petugas kesehatan dari RSPPN Kemhan dan TNI memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada korban terdampak bencana alam di Aceh Tamiang. (RSPPN Kemhan)
JawaPos.com - Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI mendirikan posko kesehatan di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Posko kesehatan tersebut didirikan untuk membantu korban terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor.
Astri Kusuma Dewi sebagai perwakilan Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam RSPPN Kemhan menyampaikan bahwa pihaknya turun langsung ke Aceh Tamiang untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis dan terpadu. Menurut dia, saat ini ada beberapa penyakit yang banyak ditemukan oleh petugas dan dialami korban terdampak bencana.
”Penyakit yang paling banyak ditemukan di lapangan meliputi infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, sakit pinggang, hingga hipertensi,” kata dia melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Senin (5/1).
Berdasar data, Astri mengungkapkan bahwa posko kesehatan yang berdiri di Batalyon 111/Dharma Bakti tersebut melayani 50-100 pasien setiap hari. Tidak hanya pelayanan kesehatan, di posko tersebut, tim kesehatan bergerak secara mobile ke sejumlah desa terdampak seperti Desa Majapahit, Desa Bandar Maligai, dan Desa Rumoh.
”Kami lakukan selang-seling. Hari ini di posko kesehatan, besoknya kami keliling,” ungkap Astri.
Dengan keberadaan posko kesehatan di Aceh Tamiang, RSPPN Kemhan dan TNI dapat menjangkau masyarakat terdampak bencana dan memberikan layanan kesehatan secara cepat. Diakui oleh tenaga kesehatan di lokasi tersebut, kebutuhan obat-obatan untuk menangani penyakit diare, demam, dan muntah yang dialami oleh banyak pasien dapat dilakukan dengan baik.
Saat ini, dukungan obat sudah memadai. Stok obat juga melimpah. Sehingga tidak hanya melayani warga yang datang ke posko kesehatan, tim kesehatan juga bisa menjemput bola dan melakukan pelayanan secara door to door. Langkah itu sangat penting karena masih ada korban terdampak bencana yang kesulitan untuk datang ke posko.
”Pendekatan ini memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat dari layanan medis,” imbuhnya.
Sesuai dengan harapan dan tujuan awal, pembangunan posko kesehatan di Aceh Tamiang mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat. Mereka mengaku lega karena saat ini obat-obatan melimpah, termasuk obat untuk anak-anak. RSPPN Kemhan dan TNI memastikan, posko tersebut akan terus memberikan pelayanan kesehatan selama dibutuhkan oleh masyarakat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
