Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 06.10 WIB

Surabaya Hidupkan Lagi Ronda Malam, 500 RW Jadi Pilot Project Lawan Curanmor

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau ronda malam di tingkat rukun warga. Sebanyak 500 RW menjadi pilot project.

Langkah ini disampaikan Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser, sebagai upaya memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, yang kini marak terjadi di masyarakat.

"Sudah banyak kampung yang mulai menerapkan Siskamling karena kesadaran warga meningkat akibat kejadian yang berulang. Warga mulai terlibat aktif dalam menjaga lingkungannya," tutur Fikser, Jumat (23/5).

Ia menyadari bahwa keterbatasan personel menjadi tantangan di lapangan. Oleh karena itu, Pemkot terus mengoptimalkan akses komunikasi darurat melalui layanan Command Center 112.

"Layanan CC 112 langsung terhubung dengan kepolisian melalui nomor 110. Hal ini kami lakukan agar saat ada kejadian, masyarakat bisa langsung menghubungi kami dan aparat dapat bergerak cepat ke lokasi," imbuhnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya sedang menyusun SOP kegiatan Siskamling berbasis kolaborasi dengan jajaran kepolisian dan TNI. Dengan begitu, Fikser optimis sistem keamanan warga akan lebih kuat.

"Jadi kita adopsi seperti dulu waktu COVID-19, ada Kampung Tangguh bisa menangani berbagai permasalahan di kampung. Total kita ada 1.300 RW. Namun pada tahap awal, 500 RW akan jadi percontohan," seru Fikser.

Fikser menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menginstruksikan agar penguatan Kampung Tangguh bisa digerakkan secara bertahap, dimulai dari 500 RW sebagai pilot project.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya pendekatan berbeda bagi wilayah dengan klaster keamanan mandiri. Tidak menutup kemungkinan wilayah tersebut akan diarahkan ke pengembangan program Kampung Madani.

“Kami tidak hanya mendorong warga mengaktifkan Siskamling, tetapi juga melakukan monitoring berkelanjutan,” tukas Fikser. Dengan langkah ini, kampung-kampung di Surabaya diharapkan menjadi lebih aman dari Curanmor. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore