Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 23.38 WIB

Selamatkan Kembar Siam Azizah dan Azzahra, Operasi Habiskan Rp 3 Miliar dari Dana CSR dan Pemda

Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono saat melepas kepulangan bayi kembar siam di RSUD Dr. Soetomo, Senin (13/1). (Juliana Christy/JawaPos.com).

 
JawaPos.com – Keberhasilan operasi pemisahan bayi kembar siam Azizah Syafa Arabella dan Azzahra Syifa Adelia tak lepas dari sinergi luar biasa antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Ngawi, dan pihak swasta. Operasi yang memakan biaya hingga Rp 3 miliar ini sebagian besar dicover oleh CSR Bank Jatim dan komitmen pemerintah daerah.
 
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan bahwa operasi kembar siam merupakan tantangan tidak hanya secara medis, tetapi juga dari sisi pembiayaan. “Prosedur seperti ini tidak termasuk dalam skema BPJS Kesehatan, sehingga kami mencari solusi melalui CSR dan alokasi anggaran daerah. Kami bersyukur Bank Jatim bersedia mengalihkan CSR mereka untuk mendukung operasi ini,” ujarnya saat melepas kepulangan bayi, Senin (13/1).
 
Total biaya operasi dan perawatan mencapai Rp3 miliar, mencakup:
 
Operasi separasi: Melibatkan alat kesehatan canggih dan tim medis lintas disiplin.
 
Perawatan NICU selama 3 bulan: Melibatkan peralatan monitoring, obat-obatan, dan perawatan intensif.
 
Operasi tambahan pasca separasi: Azizah menjalani tiga operasi, sedangkan Azzahra menjalani dua operasi.
 
 
Sebanyak Rp600 juta dari total biaya ditanggung melalui CSR Bank Jatim. Sisanya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi dan subsidi dari RSUD Dr. Soetomo.
 
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyebut bahwa keluarga Azizah dan Azzahra berasal dari kalangan kurang mampu. Orang tuanya bekerja sebagai ojek online dan pekerja pabrik. “Kami memahami kondisi keluarga ini, sehingga kami berusaha semaksimal mungkin membantu melalui alokasi anggaran dan CSR. Ini adalah bagian dari investasi pembangunan SDM,” jelas Ony.
 
Pemerintah Kabupaten Ngawi juga memastikan bahwa setelah dipulangkan, kedua bayi akan mendapatkan pemantauan kesehatan berkala di Puskesmas Pangkur. Selain itu, RSUD Ngawi siap menangani keluhan kesehatan dengan koordinasi langsung ke RSUD Dr. Soetomo.
 
Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat. “Ini bukan hanya tentang operasi, tetapi bagaimana pemerintah hadir untuk melindungi warganya, terutama mereka yang tidak mampu. Skema pembiayaan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi provinsi lain,” pungkas Adhy.
 
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore