Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2024 | 02.47 WIB

Disuruh Orang Tak Dikenal, Perempuan Ini Nekat Bawa Sajam di Gereja St Stefanus

Tangkapan layar akun Tiktok @twynnie_talvo - Image

Tangkapan layar akun Tiktok @twynnie_talvo

 
JawaPos.com - Aksi nekat yang dilakukan seorang perempuan berkerudung di Gereja Katolik St Stefanus Tandes, sukses menggegerkan masyarakat Surabaya. Perempuan tersebut diketahui membawa senjata tajam berupa pisau pada Rabu (20/11). Tepatnya saat jemaat hendak melakukan misa pagi.
 
Aksi nekat perempuan itu dibagikan oleh akun instagram @doominic.id, Rabu (20/11). Tak berselang lama, pemilik akun Tiktok @twynnie_talvo turut membagikan insiden yang sama.
 
Video berdurasi 2 menit 12 detik itu menampilkan jemaat dan pengurus gereja, yang sedang mewawancarai perempuan yang membawa sajam.
 
 
Dalam video, perempuan tersebut tampak duduk di bangku gereja. "Oh jatuh ya," ujar yang bersangkutan sambil melihat senjata tajamnya yang jatuh ke lantai.
 
Perempuan yang bawa pisau di Gereja Katolik St. Stefanus Tandes itu mengaku masih berusia 18 tahun. Ia juga belum memiliki KTP dan berasal dari Pulau Madura.
 
"Kamu dari Madura langsung ke sini, kok tahu alamatnya sini siapa yang ngasih tahu alamatnya?" tanya salah seorang jemaat yang berada di gereja.
 
Namun, perempuan tersebut justru memberikan penjelasan yang ambigu. "Allah Ta'ala yang nyuruh," ucapnya. "Allah Ta'ala itu orang?" cecar seorang jemaat gereja sekali lagi.
 
Akhirnya, si perempuan menyerah dan memberitahu sosok yang menyuruhnya bawa pisau ke gereja. Namun, ia mengaku tidak mengenal pasti karena orang tersebut memakai penutup masker.
 
"Ada yang ngasih. Orangnya pakai masker. Laki laki loh, dia pakai kopiah. Katanya disuruh bawa pisau, disuruh bawa ke sini," ujar perempuan yang mengenakan gamis berwarna ungu itu.
 
Dihubungi secara terpisah, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan membenarkan kejadian itu. "Yang di gereja, iya benar," ujarnya kepada JawaPos.com baru-baru ini.
 
AKP Rina juga membenarkan kronologi kejadian yang diuraikan akun instagram @doominic.id. Dari penyelidikan sementara, perempuan tersebut hanya seorang diri. Artinya, tidak ada pelaku lain.
 
"Yang jelas berita itu benar, yang bersangkutan sekarang lagi diobservasi di Rumah Sakit Jiwa Menur. Observasinya selama dua minggu. Itu saja yang bisa saya konfirmasi," tukasnya.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore