
Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar mencopot segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Senin (6/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Konflik terkait penyegelan Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, akhirnya menemui titik terang.
Melalui mediasi yang melibatkan berbagai pihak, segel terhadap yayasan tersebut resmi dibuka kembali pada Senin (6/4).
Langkah ini diambil setelah proses musyawarah panjang yang melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Tangerang, Kementerian Agama, hingga tokoh masyarakat setempat.
Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses mediasi berjalan kondusif.
Kehadiran Gugun menjadi kunci dalam menjembatani komunikasi antara pihak yayasan dengan pemerintah daerah.
Gugun menegaskan, langkah ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam merespons persoalan sensitif di tengah masyarakat dengan kepala dingin.
"Sore ini saya turun langsung ke lokasi di Yayasan dan rumah doa POUK Teluknaga untuk hadir langsung di lapangan, melakukan mediasi, serta berkomunikasi dan menghubungi berbagai pihak terkait guna mencari solusi terbaik. Upaya tersebut alhamdulillah terlaksana dan nyata kehadiran negara dalam merespons persoalan di tengah masyarakat," ujar Gugun dalam keterangannya.
Penyelesaian konflik ini tidak hanya berhenti pada pembukaan segel. Terdapat beberapa poin kesepakatan penting yang telah ditandatangani untuk menjamin keharmonisan jangka panjang di wilayah tersebut:
1. Pencabutan Segel: Secara resmi, segel Yayasan POUK dan Rumah Doa Jemaat POUK Teluknaga telah dibuka.
Baca Juga:Selamat Hari Raya Paskah! Mengenal Lebih Dekat Hari Raya Minggu Paskah di Gereja-Gereja Kristen
2. Pembangunan Gereja Baru: Pemda Kabupaten Tangerang berkomitmen mencarikan lahan, menyelesaikan PBG/IMB, dan membangun gereja di area dekat lokasi Teluknaga.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
