
Polisi menenangkan ratusan warga yang berada di depan rumah Rizki, penjual miras di Sumput, Sidoarjo
JawaPos.com-Ratusan warga Desa Sumput, Kecamatan Sidoarjo geruduk rumah Rizki di RT 12/RW 04 Dusun Kedayon, Desa Sumput, Sidoarjo. Dia diduga kuat berjualan minuman keras (miras).
Warga meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi yang tegas kepada penjual miras tersebut. Selain itu, penjual miras itu dinilai merusak generasi muda di Dusun Kedayon.
Kades Sumput Kautsar membenarkan adanya kejadian tersebut. Pasalnya, selama Ramadan, diduga yang bersangkutan masih berjualan miras.
Baca Juga: Minum Miras, Pelaku Keroyok Penjaga Warkop di Gedangan Sidoarjo
Massa menggeruduk rumah Rizki sambil membentangkan pamflet yang bertuliskan, “Berantas penjualan miras di bumi Kedayon”.
"Sebelumnya sudah dilakukan mediasi antara diduga penjual miras dengan warga. Namun, hasilnya sama, Rizky tetap berjualan miras," ujarnya.
Baca Juga: Bandar Miras Asal Candi Ditangkap, Polisi Amankan 1.000 Liter Jenis Ciu.
Sementara itu, Ketua RW 4, Desa Sumput Abdul Latif mengatakan, diduga penjual miras sudah berjualan hampir dua tahun. Warga merasa resah akan keberadaan miras di kampungnya.
Latif menambahkan, rumah yang digunakan untuk berjualan miras bersebelahan dengan musala. Sehingga warga semakin kompak untuk menolak peredaran miras tersebut.
"Kalau ditegur oleh warga, diduga penjual miras tersebut malah marah-marah, dan menantang warga untuk melaporkan ke aparat," tegasnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, Rizki diundang ke balai desa untuk membuat surat pernyataan. Mengejutkannya, tiba-tiba ibu dari Rizki melemparkan uang logam ke arah warga yang berunjuk rasa.
Mendapati hal tersebut situasi tambah mencekam. Warga semakin muntab dan sempat melemparkan kerikil ke arah rumah diduga penjual miras itu. Namun, aksi tersebut berhasil diredam oleh polisi. Diketahui, kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Sidoarjo Kota.
Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol I Gusti Agung Ananta Pratama mengatakan, terduga pemilik miras dan keluarganya dibawa ke Polsek Sidoarjo Kota.
"Kasus sudah ditangani Polsek Sidoarjo," pungkasnya. (dik/vga)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
