
Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum, Surabaya, gandeng Djarum Foundation melalui Djarum Sumbangsih Sosial gelar pelayanan medis untuk warga.
JawaPos.com–Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum, Rangkah, Surabaya, menggandeng Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial gelar pelayanan medis. Sebanyak 795 masyarakat mengikuti program itu.
Bersama Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) dan Rabithah Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Timur, pelayanan medis yang diberikan terdiri atas empat layanan kesehatan bagi santri hingga kiai serta masyarakat di sekitar ponpes. Antara lain, layanan THT (tenggorokan hidung telinga), pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, dan saraf.
Selain itu, dilaksanakan pemberian paket sembako kepada masyarakat secara simbolis. Ketua Umum YBSI Virly Mavitasari bersama dengan Founder YBSI Hisnindarsyah menjelaskan, awalnya panitia hanya mencetak 500 kupon untuk pemeriksaan. Namun, saat berlangsung kuota bertambah menjadi 795 orang.
”Ya kami terima. Tidak kami tolak. Jadi masyarakat yang berobat kami layani. Obat generik juga gratis,” ujar Virly.
Dia mengungkapkan, pasien yang datang itu didominasi kaum lansia. Pihaknya dalam kegiatan itu melibatkan 30 dokter, baik dokter umum maupun spesialis untuk memberikan layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Ponpes Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum M. Ghozi Ubaidillah Mashduqi mengucapkan rasa terima kasih kepada YBSI dan Djarum Foundation. Meski melebihi target, pelayanan kesehatan berjalan tertib dan tidak penuh sesak.
Ketua PC RMI NU Kota Surabaya tersebut mengatakan, banyak warga di lingkungan ponpes yang memerlukan layanan kesehatan. ”Alhamdulillah terima kasih untuk semua pihak yang membantu. Juga dari ibu-ibu RW yang ikut turut melakukan pendataan awal dan membantu di bagian administrasi sehingga acara berjalan lancar,” tutur Gus Ghozi.
Menurut dia, itu suatu bentuk kemajuan, karena ada sebuah langkah terhadap pesantren. Sebagai pesantren di tengah ramainya kota metropolitan seperti Surabaya, sangat diperlukan kegiatan silaturahmi yang dibalut dengan unsur kesehatan.
”Karena biar tidak hanya sehat jasmani, tapi juga menjalin hubungan rohani kepada pondok pesantren, nanti mendapat doanya para santri dan kiai. Jadi ini adalah hal yang perlu diapresiasi,” terang Gus Ghozi.
Sedangkan Legowo Kadri, perwakilan dari Djarum Foundation menyebut kegiatan itu merupakan ke-66 kalinya yang telah terselenggara. Pelayanan medis masyarakat di pondok pesantren merupakan salah satu upaya untuk berkontribusi dalam meningkatkan peran pesantren kepada masyarakat. Dia berharap masyarakat bisa mendapatkan pengobatan layak.
”Djarum Sumbangsih Sosial telah melakukan berbagai kegiatan di antaranya khitanan massal, peningkatan kualitas panti asuhan, satgas pencegahan kebakaran dan bantuan penyediaan air bersih,” papar Legowo Kadri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
