Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juni 2023 | 19.17 WIB

Konvoi Pesilat di Gresik Sampai Keroyok Warga, Korban Memakai Baju Perguruan Berbeda

Ilustrasi tawuran. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi tawuran. Dok JawaPos

JawaPos.com – Aksi anarkistis dari oknum kelompok pesilat kembali terjadi di wilayah Gresik. Pada Minggu (4/6), seorang pemuda berinisial KM menjadi sasaran pengeroyokan. Bahkan, komplotan tersebut juga ikut merusak barang di sebuah warung kopi di kawasan Kecamatan Cerme.

Peristiwa bermula saat oknum kelompok pesilat melakukan konvoi kendaraan bermotor. Saat melintas di lokasi kejadian, mereka mendadak berhenti dan langsung menyerang korban.

’’Sedang beristirahat kerja di warung kopi, mendadak didatangi sekitar 20 orang,’’ ujar pria 20 tahun tersebut.

Untung, pria yang berprofesi tukang las itu bergegas mengamankan diri dengan bersembunyi di bawah meja warung. Meski demikian, komplotan pelaku pun melampiaskan amarah mereka dengan merusak perabot.

’’Ada sekitar tiga orang yang mengeroyok saya. Sedangkan oknum lainnya melempar botol dan gelas-gelas,’’ keluh korban.

Alasan penyerangan tersebut pun tidak jelas. Namun, korban menduga bahwa kelompok tersebut tidak terima. Sebab, KM menggunakan baju perguruan yang berbeda dengan oknum pesilat tersebut.

’’Sudah lapor polisi, termasuk menyampaikan bukti dan petunjuk saat peristiwa terjadi,’’ terang KM.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya juga tengah mendalami laporan yang telah disampaikan korban.

’’Masih penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa para saksi lainnya,’’ ujarnya.

Meski demikian, alumnus Akpol 2015 itu menduga bahwa komplotan tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Cerme. Pihaknya pun tengah menerjunkan tim untuk memburu pelaku. ’’Mohon waktu, tim sudah bergerak untuk memburu pelaku,’’ paparnya.

Peristiwa tersebut tentu bukan kali pertama terjadi di Kota Pudak. Setidaknya telah terjadi tiga kali aksi tawuran dan kekerasan terhitung sejak Maret 2023. Bahkan, didominasi anak di bawah umur. ’’Motifnya terbilang sepele, salah satunya karena mencari eksistensi,’’ beber Aldhino. (yog/c12/diq)

PERISTIWA TAWURAN DAN KEKERASAN YANG PERNAH TERJADI DI WILAYAH HUKUM GRESIK

2 April 2023

Sebanyak 21 oknum dari kelompok perguruan silat diamankan setelah terlibat aksi tawuran di kawasan Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, pada dini hari. Peristiwa itu dipicu lantaran aksi saling tantang di media sosial.

11 Maret 2023

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore