
Ilustrasi kasus asusila. Dok JawaPos
JawaPos.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Gresik terpaksa meringkus MA, 55; dan GBA, 14. Keduanya dijemput paksa petugas karena diduga berlibat kasus asusila di wilayah hukum Kota Pudak. Mirisnya, para korban masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar.
Modus operandi yang dilakukan tersangka MA cukup miris. Ulah mesum pria asal Menganti itu dengan memanfaatkan keluguan korban NA. Saat membeli es di warung milik tersangka pada 4 Februari lalu. "Saat itu kondisi warung sedang sepi. Sehingga pelaku berbuat asusila dengan memperlihatkan alat kelaminnya," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya.
Karena takut, korban pun memilih pulang dan melapor ke orang tuanya. Rupanya, ulah bejat MA bukan kali pertama. Sebelumnya, gadis malang berusia 14 tahun itu pernah mengalami pelecehan seksual secara fisik. "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, khususnya pihak lain yang pernah menjadi korban," ucapnya.
Sementara itu, aksi bejat yang dilakukan GBA bikin mengelus dada. Bocah 14 tahun itu tega melakukan persetubuhan hingga ancaman kekerasan terhadap FA. "Keduanya merupakan pasangan kekasih. Namun pelaku memaksa untuk melakukan persetubuhan pada akhir Desember silam," ujar Alumnus Akpol 2015 itu.
Saat itu, korban yang masih berusia 14 tahun diajak jalan-jalan oleh tersangka. Namun di tengah perjalanan, korban dibawa ke rumah tersangka dalam kondisi rumah sedang sepi. Saat berada di dalam kamar, tersangka diduga melakukan persetubuhan dengan korban. "Korban diancam tidak diantar pulang jika menolak. Sehingga korban tak berdaya," ucap Arya.
Hingga Minggu (15/2), kedua tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolres Gresik. Dalam penanganan kasus ini, Korps Bhayangkara tidak hanya fokus pada proses hukum terhadap tersangka, tetapi juga memastikan pemulihan kondisi korban.
“Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis. Proses pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan humanis agar korban tidak mengalami trauma tambahan,” imbuh Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadiwoso. (yog)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
