
DIGANTI: Angkot menurunkan penumpang di Jalan Mayangkara kemarin (11/1). Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengoperasikan feeder dalam waktu dekat. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memastikan 57 unit feeder telah tiba di Surabaya. Rencananya, operasional dimulai pada Februari mendatang. Ada 500 titik pemberhentian yang kini sedang dipersiapkan.
Persiapan untuk mengubah angkutan kota lawas menjadi armada yang lebih modern semakin dekat. Sebanyak 57 minivan yang bakal menjadi feeder sudah tiba di Surabaya. Kini semuanya sedang disiapkan, yakni melengkapi mobil tersebut dengan alat pembayaran hingga terintegrasi dengan aplikasi.
”Sudah datang sejak pekan lalu. Ini kami masih konfigurasikan dengan GPS maupun alat pemb. Sebab, nanti posisi kendaraan bisa dipantau melalui aplikasi GoBis,’’ papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Tundjung Iswandaru.
Nanti semua mobil tersebut disebar untuk melayani lima rute yang sudah ditetapkan. Rute itu menggantikan operasional lin yang banyak ditinggalkan masyarakat. Aktivasi rute layanan tersebut diharapkan bisa membangkitkan kemauan warga Surabaya untuk memakai transportasi publik lagi.
Feeder adalah moda transportasi pengumpan. Artinya, dari rute yang ada di area permukiman, penumpang akan diumpan atau dihubungkan dengan angkutan yang beroperasi di jalur utama kota. Dalam hal ini, yang berperan sebagai penerima umpan penumpang itu adalah Suroboyo Bus.
’’Memang persiapannya cukup panjang. Dalam satu rute itu ada 80–100 halte. Kalau lima rute, halte yang disisipkan sebanyak 500 titik,’’ terangnya.
Tundjung menyebut operasional feeder akan sama seperti Suroboyo Bus. Hanya, feeder memiliki jarak halte yang lebih pendek. Sebab, lintasan mereka di perkampungan.
Soal kapan feeder dioperasikan, dia menargetkan Februari semua persiapan sudah beres. Tinggal menunggu SK dari wali kota terbit. Dia memastikan tidak akan buru-buru untuk launching feeder sebelum semua persiapan beres. Tujuannya, masyarakat juga tidak kecewa.
’’Karena itu, lebih baik kami persiapkan dengan matang. Misalnya, untuk memasukkan data 500 halte ke aplikasi GoBis, kami perhatikan betul,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kabid Angkutan Dishub Sunoto mengatakan bahwa rute angkot yang tergantikan oleh feeder pun akan mendapat kompensasi. Namun, bukan berupa uang. Sopir lama diberi kesempatan untuk menjadi sopir feeder.
Dishub bakal melakukan seleksi. Tidak asal comot. Sebab, konsep pelayanannya adalah buy the service. Artinya, mengutamakan kualitas pelayanan, bukan mengejar keuntungan atau target.
”Saat ini proses rekrutmen itu sedang berjalan. Perlu training dan serangkaian tes juga. Karena konsep feeder dan lin konvensional ada perbedaan,’’ ujarnya.
TRANSFORMASI DARI ANGKOT KE FEEDER
- Menggunakan mobil jenis minivan dengan kapasitas 12–14 tempat duduk.
- Pembayaran hanya bisa secara cashless berupa e-money atau QRIS.
- Terhubung dengan aplikasi GoBis sehingga bisa dipantau lokasinya.
- Dilengkapi AC dan fitur keamanan seperti pemecah kaca darurat hingga APAR.
- Pengadaan sempat molor karena terkendala syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
- Pemkot mengeluarkan anggaran hingga Rp 34 miliar untuk pengadaan 57 unit feeder.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022