Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Januari 2023 | 18.26 WIB

Jaring Gepeng di Gresik, Mayoritas Berasal dari Bojonegoro

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Sejak peringatan malam tahun baru, petugas satpol PP Pemkab Gresik terus mengantisipasi masuknya gelandangan dan pengemis (gepeng) ke Gresik. Benar saja, petugas satpol PP berhasil mengamankan delapan gepeng yang mangkal di area Gresik Kota. Mereka berasal dari daerah lain.

Para petugas satpol PP berkeliling di ruas Jalan GKB yang menjadi tempat mangkal para gepeng itu. Satu per satu gepeng diangkut dengan truk satpol PP. Mayoritas adalah para perempuan, bahkan sudah berusia lanjut.

Ketika petugas datang, para gepeng tersebut pasrah, tidak ada perlawanan. Sambil membawa karung berwarna putih yang biasa digunakan keliling, mereka langsung naik ke kendaraan truk satpol PP.

Kepala Satpol PP Pemkab Gresik Suprapto menyatakan, setelah diamankan, para gepeng itu kemudian dibawa ke kantor satpol PP. Para gepeng tersebut didata. Hasilnya, identitas para gepeng itu berasal dari luar Gresik. ’’Paling banyak dari Bojonegoro, ada lima orang. Kemudian, dua dari Lamongan dan satu dari Madiun,’’ ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya melakukan penyisiran. Operasi razia itu berdasar laporan masyarakat tentang maraknya gepeng di wilayah GKB. Operasi tersebut sesuai dengan penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

’’Kami berikan pembinaan dan peringatan untuk tidak melakukan aktivitas meminta-minta di Kabupaten Gresik,’’ ujarnya. 

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore