
BISA DICEGAH: Aulia Malihatul Saffanah sedang menjalani cuci darah di Instalasi Hemodialisis RSUD dr Soetomo. (Septinda Ayu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dalam dua bulan terakhir, jumlah balita yang positif penyakit gagal ginjal akut meningkat. Sejak September lalu, terdapat 24 anak yang positif gagal ginjal akut.
"15 dari Surabaya, 9 dari Malang," sebut Kepala Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur dr Sjamsul Arief, Kamis (18/10).
Dari jumlah itu, 13 anak diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia.
"Mereka dirawat sejak Bulan September lalu. Total ada 13 balita di Jawa Timur meninggal dunia," tutur Sjamsul.
Jumlah itu tersebar dari dua wilayah se-Jawa Timur. "3 meninggal di Malang dan 10 meninggal di Surabaya," terang dia.
Hingga kini, masih ada beberapa balita yang dirawat dan dalam proses penyembuhan. Mereka tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur.
"Alhamdulillah sudah mulai membaik. Masih demam, tapi sudah proses penyembuhan, sudah observasi," tutur dia.
Bagi orang tua yang anaknya sedang sakit, Sjamsul berpesan untuk rajin mengecek dan meneliti kondisi anak.
"Anak dengan berat 10kg air kencingnya sebanyak 30cc," ujar dia.
Bila anak tidak buang air kecil selama 6 jam, maka harus dilakukan observasi dan penelitian lebih lanjut.
"Pampers dicek. Kalau 6 jam basah, berarti sudah buang air kecil, kalau kering, berarti nggak pipis. Kalau 6-12 jam nggak pipis, berarti sudah ada gejala (gagal ginjal akut)," kata Sjamsul.
Sjamsul juga mengingatkan para orang tua untuk tidak sembarangan memberi obat.
"Kalau anak panas, jangan dikasih sirup. Jangan tiap jam dikasih obat. Dibawa ke dokter aja dulu. Nanti dikasih puyer supaya demamnya turun," pungkas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022