
Ilustrasi gagal ginjal. (Antara)
JawaPos.com – Diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi dua penyebab penyakit ginjal kronis, yang pada tahap awal tidak menunjukkan keluhan yang khas.
Dipaparkan dr. Mutalib Abdullah, Sp.PD-KGH, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi di Bethsaida Hospital Gading Serpong, gula darah yang tinggi dapat merusak sistem penyaringan ginjal. Sedangkan tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di ginjal.
Tapi, kerusakan ginjal ini tidak datang secara tiba-tiba. Tapi berlangsung perlahan. Diungkapkan dr. Mutalib, banyak pasien datang merasa baik-baik saja karena penyakit ginjal pada tahap awal bisa tidak memberikan gejala yang jelas.
Sehingga, meminum minuman manis bukan berarti langsung menyebabkan gagal ginjal. Tapi bisa beresiko jika mengosumsi dalam jumlah berlebih.
“Ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Bila diabetes tidak terkontrol dalam jangka panjang, ginjal dapat ikut mengalami kerusakan,” ujar dr. Mutalib, baru-baru ini.
Disamping itu, pola makan tinggi garam, kurang bergerak, merokok, berat badan tidak terkontrol, serta penggunaan obat pereda nyeri, jamu, atau suplemen tanpa pengawasan juga perlu diperhatikan. Penyakit ginjal juga dapat disebabkan batu atau sumbatan saluran kemih, penyakit autoimun, infeksi, kelainan bawaan, hingga faktor genetik.
Faktor Risiko Harus Lebih Waspada
Pengecekan fungsi ginjal penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sejak dini. Terutama karena penyakit ginjal kronis sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
“Karena itu, orang dengan faktor risiko sebaiknya tidak menunggu keluhan muncul untuk memeriksakan ginjal,” ujar dr. Mutalib.
Tapi, dikatakan dr. Mutalib, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan. Perubahan frekuensi atau jumlah urine, Urine berbusa secara menetap, pembengkakan pada kaki, mudah lelah, mual, penurunan nafsu makan, dan tekanan darah yang sulit dikontrol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022