Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 September 2022 | 03.03 WIB

Budaya Arek ala Suroboyo Kembali Dilakukan Pasca Sedekah Bumi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri) bersama istri mengikuti kegiatan sedekah bumi di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Minggu (4/9). Pemkot Surabaya for JawaPos - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri) bersama istri mengikuti kegiatan sedekah bumi di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Minggu (4/9). Pemkot Surabaya for JawaPos

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi menghadiri acara sedekah bumi di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya, Minggu (4/9).

Eri bersama Rini mengikuti setiap prosesi sedekah bumi itu, termasuk keliling perkampungan hingga ke titik akhir di punden wilayah itu. Eri mengatakan, bangsa dan kota yang baik itu tidak pernah melupakan tradisi yang sudah dimiliki selama ini.

”Sedekah bumi adalah tradisi yang dimiliki Surabaya dan sampai saat ini masih terus dilanjutkan. Jadi, tradisi ini jangan sampai dilupakan,” ujar Eri.

Menurut dia, Surabaya terkenal dengan budaya Arek yang sangat lekat dengan toleransi dan gotong royong yang tinggi. Termasuk yang ditunjukkan di Kampung Gadel saat menggelar sedekah bumi.

”Seluruh elemen masyarakat terlibat bergotong royong dan larut dalam kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa budaya Arek masih kuat di Surabaya. Sedekah bumi ini swadaya masyarakat. Saya berharap warga Kota Surabaya terus melestarikan budaya ini yang menjadi perekat dan pemersatu seluruh warga Surabaya,” papar Eri.

Wali kota memastikan, demi mendukung tradisi sedekah bumi itu, Pemkot bersama DPRD Surabaya pada 2023 akan menganggarkan dana untuk kegiatan sedekah bumi. ”Ketika warga sudah bisa menjaga tradisinya, sudah bisa menjaga kebersamaan dan gotong royong, sudah sepantasnya pemerintah hadir di situ,” ucap Eri.

”Jadi, pemerintah juga harus melestarikan budaya dan tradisi. Karena kekuatan Kota Surabaya ada di warganya, dan kekuatan warga adalah budayanya,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua LPMK Kelurahan Karangpoh Dwi Siswanto menjelaskan, acara sedekah bumi keliling kampung itu diikuti 18 RT ditambah karang taruna dan berbagai komunitas lainnya. Total ada 25 kelompok dan setiap kelompok diikuti 15-20 orang.

”Insya Allah dengan dukungan dari semua elemen masyarakat, terutama dukungan dari Pak Wali Kota, Pak Camat, dan Lurah, kami akan terus menggelar tradisi sedekah bumi ini ke depannya,” papar Dwi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore