
JADI KORBAN: Jaksa Nurhayati (kanan) bersama jaksa Riny di depan PN Surabaya sesaar setelah dijambret. Nurhayati langsung melapor ke Polrestabes Surabaya. (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com – Jaksa Nurhayati menjadi korban penjambretan Rabu (11/11) pukul 13.15. Perempuan yang berdinas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya itu disatroni penjambret saat turun dari mobil sebelum masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Penjambretan tersebut terjadi ketika Nurhayati bersama temannya sesama jaksa, Riny N.T., dengan mengendarai mobil tiba di PN Surabaya. Mobil diparkir di depan kantor bank swasta sisi selatan pengadilan.
Nurhayati menyatakan, ketika dirinya turun dari mobil dan hendak masuk ke pengadilan, tiba-tiba dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor memepetnya. Pelaku merebut tas cangklong yang dibawanya. Tas itu berisi uang tunai Rp 4 juta, buku tabungan, kartu ATM, dan surat-surat penting.
Nurhayati yang shock berteriak meminta tolong. Kedua pelaku langsung tancap gas kabur ke arah utara melewati Jalan Kalibutuh. Sejumlah orang yang melihat peristiwa itu berusaha menangkap penjambret, tetapi tidak berhasil. ”Kejadiannya begitu cepat. Saya kaget,” katanya.
Jaksa Nurhayati dan Riny lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya. Nurhayati berpesan kepada orang-orang agar lebih berhati-hati. Semua orang bisa menjadi korban penjambretan. Termasuk dia yang sehari-hari menyidangkan berbagai kejahatan jalanan. Dia belum tahu motif penjambretan itu.
”Hati-hati karena kejahatan bisa menimpa siapa saja. Termasuk saya yang biasa menyidangkan perkara pencurian, begal, dan penjambretan,” tuturnya.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana secara terpisah langsung mengerahkan anggotanya untuk memburu pelaku setelah korban membuat laporan. Dua unit sekaligus diturunkan, yakni unit jatanras dan resmob.
Mirzal menuturkan, pihaknya masih berupaya mengidentifikasi pelaku. Di antaranya, menggali informasi ke masyarakat dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi penjambretan. ”Kami bentuk beberapa tim untuk mencari petunjuk,” jelasnya.
Alumnus Akpol 2004 itu bertekad memaksimalkan penyelidikan. Bahkan, jika diperlukan, polisi tidak segan mengambil tindakan tegas terukur berupa tembak di tempat kepada pelaku. ”Kasus penjambretan menjadi atensi karena meresahkan,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
