Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 November 2021 | 23.21 WIB

Tiga Warisan Gresik Ini Masuk sebagai Intangible Cultural Heritage

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Satu lagi warisan budaya Gresik masuk sebagai intangible cultural heritage (warisan budaya tak benda). Yakni, tradisi gulat okol dari Desa Setro, Kecamatan Menganti. Dengan begitu, ada tiga warisan tak benda asal Gresik. Dua lainnya adalah damar kurung dan sanggring kolak ayam.

Penetapatan tersebut dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Gresik Sutaji Ruji menyampaikan, Gresik memiliki banyak warisan budaya. Namun, baru ada tiga yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda tersebut.

Menurut dia, gulat okol masuk sebagai warisan budaya tak benda itu karena memenuhi sejumlah unsur. Di antaranya, diwariskan dari generasi ke generasi, senantiasa diciptakan kembali oleh berbagai komunitas dan kelompok sebagai tanggapan mereka terhadap lingkungannya, interaksinya dengan alam, sejarahnya, dan memberikan mereka rasa jati diri dan keberlanjutan untuk memajukan penghormatan keanekaragaman budaya dan daya cipta insani.

Memang, gulat okol secara turun-temurun dilakukan masyarakat Desa Setro, Menganti, setiap tahun. Tepatnya pada Agustus hingga September.

Gulat okol merupakan pertunjukan adu ketangkasan dalam seni bela diri. Dari cerita pitutur, pada abad ke-19, Desa Setro tersebut dilanda kemarau panjang, tumbuhan banyak yang mati hingga hewan ternak terdampak. Kemudian, pemimpin desa, bocah angon (penggembala), dan warga desa mengadakan doa bersama.

Atas kehendak Tuhan YME, beberapa hari kemudian hujan turun sehingga warga bisa kembali bercocok tanam, tumbuhan segar kembali dan hewan ternak bisa mendapat makanan.

Saking bahagianya karena hujan turun, bocah angon saling berpelukan dan mendorong di atas jerami dengan maksud meluapkan kegembiraan dan rasa syukur. Dari cerita turun-temurun itu, tradisi gulat okol dilakukan hingga sekarang.

Bahkan, peserta gulat okol tersebut bukan hanya kaum adam, melainkan juga ibu-ibu hingga anak-anak. ’’Pada 2021 ini, ada sebanyak 289 karya budaya ditetapkan menjadi WBTB di Indonesia. Di Gresik, ada tiga,’’ pungkas Rudi.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore