
Ilustrasi menemani anak belajar. (Medical News Today)
JawaPos.com- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim menerima laporan anak putus sekolah sebanyak 34 kasus. Paling banyak berada di Surabaya. LPA Jatim menduga, jumlah tersebut lebih banyak daripada data yang dihimpun. Sebab, tidak semua masyarakat melaporkan hal itu.
Berdasar data yang diterima Jawa Pos, mulai Januari hingga September, dari total 34 anak yang putus sekolah di Jatim, 23 kasus terdapat di Surabaya. Dari penelusuran tim LPA Jatim, ada beberapa faktor yang membuat masalah itu timbul. Salah satunya terkait ekonomi. ’’Ada dua faktor utama yang menjadi penyebabnya,’’ kata Sekretaris LPA Jatim M. Isa Ansori.
Dua faktor tersebut mengerucut pada masalah ekonomi. Isa menjelaskan, anak putus sekolah disebabkan dua hal. Pertama, kondisi pandemi membuat kemiskinan naik. Jumlah warga yang terkena PHK juga banyak. Nah, dampak itu berujung pada putusnya sekolah anak.
Kedua, lanjut dia, ketidakmampuan orang tua. Akibatnya, anak tidak hanya putus sekolah. Mereka juga menjadi pengamen dan anak jalanan. ’’Bisa terjadi karena ketidakmampuan orang tua. Terutama mereka yang latar belakang pendidikannya rendah,’’ paparnya.
Puluhan laporan kasus anak putus sekolah itu didapat LPA Jatim dari keluarga atau orang terdekat korban. Juga dari media massa. Menurut Isa, setelah ada laporan, pihaknya turun ke lokasi. Tujuannya, memastikan penyebabnya. ’’Tidak semua kasus putus sekolah dilaporkan ke kami,’’ terangnya.
Isa mengungkapkan, masih banyak kasus serupa, tapi belum dilaporkan ke LPA Jatim. Terlebih, kondisi pandemi sudah berlangsung hampir dua tahun. Dampaknya langsung pada perekonomian. Termasuk meningkatnya angka kemiskinan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022