
PERCEPAT SASARAN: Warga mengikuti Vaksinasi Presisi Merdeka Sinovac dosis pertama di Gunawangsa Tidar pekan lalu. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dua unit barakuda melintas di depan UPTD gudang farmasi dinas kesehatan (dinkes). Kendaraan pengamanan itu mengawal ketat dua mobil boks di belakangnya. Memastikan tidak ada gangguan.
Kemudian, dua kendaraan angkutan barang itu masuk ke dalam gudang farmasi. Tiga petugas bahu-membahu mengeluarkan isi mobil tersebut. Yaitu, 10 kardus berukuran jumbo. Dibutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk mengangkut 10 barang itu ke dalam gudang farmasi. Pertama, empat kardus terlebih dahulu diangkut. Ada jeda sekitar lima menit. Berlanjut empat kardus lagi. Disusul dua kardus yang tersisa.
Sepuluh kardus itu harus dijaga ketat. Isinya sangat dibutuhkan untuk melawan virus korona. Yaitu, vaksin Covid-19 Sinovac. Kemarin (20/1) Pemprov Jatim kembali mengirim vaksin Sinovac. Jumlahnya mencapai 18.420 botol kecil. Dengan demikian, total vaksin Covid-19 yang didapat pemkot hingga saat ini mencapai 33.420 vial.
Penanggung Jawab UPTD Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Erwin Firman menjelaskan, jatah vaksin bagi Surabaya sudah diterima. Pada pengiriman pertama, pemkot menerima 15 ribu vial. Pada distribusi kedua, pemkot mendapatkan 18.420 vial. ’’Vaksin untuk gelombang pertama sudah sesuai jatah,’’ ucapnya.
Vaksin Sinovac itu disimpan dalam cool room. Suhu tempat penyimpanan tersebut terus dipelototi. Harus tetap dingin, yaitu pada kisaran 2 derajat Celsius hingga 8 derajat Celsius. ’’Agar vaksin tidak rusak,’’ paparnya.
Sejatinya, di dalam cool room masih ada sisa vaksin yang belum digunakan. Jumlahnya mencapai 6.390 vial. Sebab, puskesmas dan rumah sakit belum mengambil vaksin antikorona itu. Tempat penyimpanan tersebut bertambah sesak.
Baca Juga: Soal Perpanjangan PPKM, Whisnu Akan Fokus Bantu Warga yang Terdampak
Namun, Erwin memastikan vaksin yang baru dikirim itu tetap mendapatkan ruang. Dengan demikian, suhu antivirus tersebut bisa terus terjaga. ’’Masih ada beberapa rak yang belum digunakan,’’ terangnya.
Pemkot juga terus menambah cool room. Rencananya, ada dua tambahan ruang penyimpanan. Satu unit merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Satu lagi buatan pemkot. Dua cool room itu memiliki ruang penyimpanan yang luas. Kapasitasnya mencapai 60 ribu vaksin. Nanti pemkot mendapatkan tambahan ruang penyimpanan dengan kapasitas 120 ribu vaksin.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/5NPWN-RY0zY

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
