
PIHAK KETIGA: Direktur Utama PT Multi Prosper Mineral (MPM) Christian Halim di Mapolda Jatim. (Polda Jatim for Jawa Pos)
JawaPos.com – Direktur Utama PT Multi Prosper Mineral (MPM) Christian Halim ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penipuan. Modusnya, tersangka menerima pekerjaan proyek infrastruktur tambang nikel. Modal yang diajukan Rp 20,5 miliar. Belakangan diketahui, nilai infrastruktur hanya Rp 6 miliar. Selain itu, kapasitas eksplorasi tak sebesar yang dijanjikan.
Polda Jatim menetapkan tersangka setelah melakukan penyidikan dalam dugaan penipuan yang dilaporkan Christeven Mergonoto pada 14 Juli lalu. ”Kasusnya terkait infrastruktur tambang,” ujar Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Penyidik, jelas Trunoyudo, sudah menemukan alat bukti dugaan tindak pidana dari kasus yang dilaporkan. Halim ditahan setelah menjadi tersangka. ”Kasusnya ditangani ditreskrimum,” ucapnya.
Sementara itu, pengacara Christeven, Reza Wendra Prayogo, memaparkan, kasus yang dilaporkan berawal dari pendirian perusahaan tambang nikel pada akhir tahun lalu. Namanya PT Cakra Inti Mineral (CIM). Lokasinya di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Christeven mendirikan perusahaan tersebut bersama dua orang, yakni Pangestu Hari Kosasih dan Mohammad Genta Putra.
Dalam prosesnya, kata Reza, PT MPM yang dipimpin tersangka ditunjuk sebagai kontraktor. MPM diberi tugas membangun infrastruktur. ”Kerja sama dituangkan dalam kontrak,” ungkapnya.
Reza menerangkan, saat itu tersangka mengajukan rencana anggaran biaya senilai Rp 20,5 miliar. Biaya tersebut diklaim diperlukan untuk membuat infrastruktur dengan spesifikasi terbaik. ”Disebutkan, infrastruktur bisa menghasilkan 100 ribu metrik ton nikel setiap bulan,” katanya. Christeven yang menjadi investor perusahaan menyanggupi anggaran tersebut. Biaya yang dibutuhkan dikirim ke tersangka. ”Dituruti oleh klien kami. Bukti transfernya ada semua,” jelasnya.
Lebih lanjut Reza mengatakan, infrastruktur yang dibangun itu akhirnya memang jadi. Namun, seiring berjalannya waktu, kliennya merasa ditipu. Sebab, produksi nikel tidak seperti yang dijanjikan. ”Jauh sekali dari target,” ungkapnya. Dalam tiga bulan, nikel yang dihasilkan hanya 20 ribu metrik ton.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022