
KELILING DAERAH: Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (27/9) berkeliling ke sejumlah titik di Lumajang. Di sana, selain menyosialisasikan standar protokol kesehatan, dia membagikan masker kepada warga. (Jawa Pos Radar Semeru)
JawaPos.com - Masih tingginya kematian pasien yang terpapar virus korona di Jatim membuat pemerintah pusat turun tangan. Mulai pekan lalu, tim dari Kementerian Maritim dan Investasi (Marves) ikut turun membantu satgas Covid-19 untuk menangani problem tersebut.
Dari hasil evaluasi awal, sejauh ini hasilnya memang belum terlihat. Sebab, penurunan tingkat kematian pasien Covid-19 belum signifikan. Namun, ada sejumlah temuan penting untuk mengatasi persoalan itu.
Berdasar data terakhir, jumlah pasien terpapar virus korona yang meninggal di Jatim sudah mencapai 3.062 orang. Menjadi yang tertinggi di antara provinsi-provinsi lain.
Namun, selama sepekan, tren angka kematian sudah menunjukkan penurunan. Dari sebelumnya 7,3 persen menjadi 7,2 persen. ”Turun, tapi belum signifikan,” kata dr Makhyan Jibril, anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jatim.
Namun, dari hasil telaah dan evaluasi yang sudah dilakukan, ada sejumlah temuan penting untuk menekan angka kematian. Salah satunya adalah indikasi-indikasi kematian pasien.
Sebelumnya, yang menjadi fokus satgas adalah penyakit penyerta para pasien yang meninggal. ”Selanjutnya, tim dokter memantau lebih detail. Lalu, muncul indikasi-indikasi tersebut,” ucapnya.
Berdasar hasil telaah, ditemukan bahwa para pasien yang meninggal mayoritas mengalami tiga indikasi. Yakni, gagal napas, gagal jantung, serta gagal napas disertai gagal jantung.
Data sementara yang terkumpul, kematian akibat gagal napas mencapai 48 persen. Lalu, gagal napas disertai gagal jantung 45 persen, sisanya gagal jantung dan beberapa penyebab lainnya. ”Pemantauan itu untuk mendetailkan pemicu utama pasien meninggal,” katanya.
Dokter Jibril menyatakan, upaya preventif terus dilaksanakan. Di antaranya, melalui penambahan ventilator di seluruh rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Jatim. Perangkat itu dianggap mampu membantu pasien yang susah bernapas. ”Kegiatan ini terus diintensifkan,” ujar dia.
Di bagian lain, Satgas Covid-19 Jatim maupun kabupaten/kota terus melanjutkan kampanye penggunaan masker dan ketertiban protokol kesehatan. Sebagaimana yang digelar Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Lumajang kemarin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
