Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 15.56 WIB

Tenang, Rek! Jatim Surplus 558 Ribu Sapi Kurban Jelang Idul Adha 2026

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan hewan kurban surplus untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha. (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan hewan kurban surplus untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Jawa Timur siap menghadapi lonjakan permintaan hewan kurban jelang Idul Adha 2026. Ketersediaan sapi melimpah dan surplus hingga 558 ribu ekor, sehingga masyarakat tak perlu khawatir.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, total proyeksi kebutuhan ternak kurban di Jatim sebanyak 427.060 ekor dengan rinician sapi 70.550 ekor, kambing 297.900 ekor, domba 58.600 ekor dan kerbau 10 ekor. 

"Proyeksi kebutuhan hewan kurban di Jatim tahun ini surplus dibandingkan dengan ketersediaannya. Alhamdulillah kondisi sapi kita sehat dan besar, bahkan di Nganjuk ada yang bobotnya lebih dari 1 ton," ucapnya, Senin (4/5).

Hingga saat ini, kebutuhan sapi kurban di Jawa Timur diperkirakan mencapai 70.550 ekor. Sementara itu, jumlah ketersediaan sapi menembus 629.119 ekor, sehingga terdapat kelebihan sekitar 558.569 ekor.

Untuk kambing, kebutuhan diproyeksikan sebesar 297.900 ekor. Namun stok yang tersedia mencapai 940.693 ekor, membuat jumlahnya jauh melampaui kebutuhan dengan surplus sebanyak 642.793 ekor.

Kondisi serupa juga terjadi pada hewan domba. Dari kebutuhan sekitar 58.600 ekor, persediaan yang ada di Jawa Timur mencapai 484.468 ekor, sehingga terdapat kelebihan stok atau surplus sebanyak 452.868 ekor.

Sementara itu, kerbau memiliki kebutuhan yang sangat kecil, yakni hanya 10 ekor. Dengan ketersediaan mencapai 1.698 ekor, jumlah tersebut menghasilkan surplus sebanyak 1.688 ekor.

"Kondisi ini menunjukkan Jawa Timur surplus cukup signifikan diseluruh jenis ternak kurban. Ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, sekali lagi, siap menopang provinsi lain,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur dalam kondisi cukup, sehat, serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

“Ternak kurban di Jawa Timur tersedia untuk mencukupi ternak kurban dan terjamin kesehatannya karena telah dilakukan vaksinasi, biosecurity dan pengobatan ternak,” pungkas Khofifah. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore