Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2020 | 21.33 WIB

Cegah Covid-19, Bu Risma Ingatkan Guru Tidak Berbagi Gorengan

JARAK JAUH: Wali Kota Tri Rismaharini bersama Kadispendik Supomo saat telekonferensi dengan guru-guru di Surabaya Utara, Kamis (13/8). (Humas Pemkot for Jawa Pos) - Image

JARAK JAUH: Wali Kota Tri Rismaharini bersama Kadispendik Supomo saat telekonferensi dengan guru-guru di Surabaya Utara, Kamis (13/8). (Humas Pemkot for Jawa Pos)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyosialisasikan langsung surat edaran yang mengatur instruksi untuk berdinas di rumah bagi guru SMP-SD negeri dan swasta, Selasa (18/8).

Instruksi tersebut didasarkan pada hasil kajian mendalam serta swab test dan rapid test para guru dalam beberapa hari belakangan. Bukan semata karena ada surat dari PGRI Kota Surabaya akhir pekan lalu.

Telekonferensi tersebut diikuti sekitar 500 peserta. Mereka adalah para guru SD-SMP negeri dan swata di wilayah Surabaya Timur. Sebelumnya, Risma juga sudah melakukan telekonferensi dengan guru di Surabaya Utara pekan lalu.

Risma berkali-kali mengingatkan guru dan tenaga kependidikan untuk menaati protokol kesehatan. Mulai sering memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, hingga menggunakan hand sanitizer. Terutama setelah menggunakan laptop atau komputer. Sebisa mungkin guru tetap berada di rumah serta membatasi untuk bepergian ke luar rumah.

’’Ayo kita disiplin jaga protokol kesehatan agar pandemi ini cepat berakhir. Saya ingin panjenengan semua sehat. Mari kita lindungi diri kita, keluarga kita, anak-anak kita, murid-murid kita, dan orang lain di sekitar kita,’’ kata Risma.

Risma juga meminta mereka memaksimalkan bekerja dari rumah alias work from home (WFH). Pemkot sedang menyiapkan printer di setiap balai RW untuk belajar siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo menuturkan bahwa saat ini Pemkot Surabaya mengkaji para ahli kesehatan dan berbagai pihak mengenai rencana pembukaan sekolah. Termasuk memastikan kondisi kesehatan para guru, pelajar, petugas kesehatan, hingga petugas keamanan. Harus dipastikan pula berbagai kesiapan dan persyaratan.


Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Swasta Surabaya Acmad Zaini Ilyas yang mengikuti telekonferensi sepanjang 45 menitan itu mengungkapkan bahwa Risma begitu antusias dalam memotivasi guru. Bahkan, hal-hal detail pun diperhatikan. Sepertinya Risma tahu betul cara berkomunikasi yang baik dengan para guru dan tenaga kependidikan serta kebiasaan-kebiasaan mereka.

”Diingatkan tidak perlu bertukar makanan dulu. Biasanya kan sering bawa gorengan dimakan bareng-bareng. Nah, tadi Bu Risma sarankan gorengannya satu bungkus satu bungkus sendiri,” tutur Zaini.

Yang juga perlu diperhatikan adalah ventilasi udara. Zaini mendapatkan cerita bahwa Risma sekarang sudah tak menggunakan pendingin ruangan lagi. Sebagai gantinya, dia memakai kipas angin.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3Iqhc4Ah2D4

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore