
MASIH LEBARAN KETUPAT: Beberapa toko di Pasar Kapasan tutup. Hanya toko pakaian yang buka. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com – Sejumlah toko di Pasar Kapasan belum beroperasi sepenuhnya. Aktivitas bongkar muat barang juga tak terlihat. Mayoritas yang beroperasi adalah toko emas dan sejumlah toko fashion.
Menurut Jony, pedagang Pasar Kapasan, jual beli di Pasar Kapasan belum berjalan normal. Sebab, sebagian pedagang masih menikmati libur Lebaran bersama keluarga. ”Masih tutup kan sebagian pedagang. Masih ada yang memperpanjang liburnya,” katanya di tengah-tengah renovasi tokonya itu Sabtu (30/5).
Dia menuturkan, pandemi Covid-19 membuat pedagang memutuskan tutup sementara. Meskipun toko di Pasar Kapasan buka dan beroperasi, pembeli tidak ramai seperti tahun sebelumnya. ’’Jumlah yang tutup mencapai 75 persen. Yang masih jualan rata-rata pakaian, tapi ya nggak banyak,’’ ujar pria asal Padang itu.
Humas PD Pasar Surya Zaini membenarkan situasi Pasar Kapasan yang belum beroperasi penuh. Menurut dia, umumnya aktivitas Pasar Kapasan itu tidak pernah libur. Ketika disinggung tidak beroperasinya karena kasus Covid-19, Zaini menegaskan bahwa tidak ada kasus baru di Pasar Kapasan. ”Nggak kok. Tidak ada kasus baru. Ini karena masih suasana Lebaran saja. Biasanya aktif setelah liburan ketupat,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, liburan ketupat bagi pedagang Pasar Kapasan dianggap sebagai puncak Hari Raya Idul Fitri. ”Senin atau Selasa mungkin baru penuh,” katanya.
Zaini menjelaskan, fenomena serupa ditemui di Pasar Pegirian yang mayoritas akan beroperasi total setelah Lebaran Ketupat. Dia menyatakan, situasi tersebut sudah menjadi karakteristik pasar tradisional di kawasan Surabaya Utara. Selain itu, ada pelaksanaan PSBB jilid ketiga dan pandemi Covid-19 di Surabaya.
Ketika disinggung tentang aturan dan pemberlakukan new normal di Pasar Kapasan, Zaini menuturkan bahwa aturan tersebut sedang dibahas dengan Pemerintah Kota Surabaya. ”Pastinya tinggal diumumkan kok,” ucapnya kemarin. Berdasar informasi yang dia dapat dari Pemkot Surabaya, ada beberapa poin yang menjadi wacana pemberlakuan new normal di pasar tradisional. Antara lain, memberlakukan batasan waktu minimal 30 menit untuk setiap pengunjung yang masuk ke pasar. Setelah melewati batas waktu itu, pengunjung secara sadar harus keluar dari pasar.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=H11yLu9QTEw
https://www.youtube.com/watch?v=YRKm9VcOtzI
https://www.youtube.com/watch?v=G3NZgHB-erA

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
