Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Oktober 2019 | 01.18 WIB

Selain Frontage Road dan Flyover, Perlu Pintu Tol Baru di Sukodono

TAMBAH PARAH: Kemacetan di kawasan Jalan Raya Gedangan belum menemukan solusi. Sidoarjo perlu membuka jalur baru untuk kendaraan yang menuju luar kota. (Boy Slamet/Jawa Pos) - Image

TAMBAH PARAH: Kemacetan di kawasan Jalan Raya Gedangan belum menemukan solusi. Sidoarjo perlu membuka jalur baru untuk kendaraan yang menuju luar kota. (Boy Slamet/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pembangunan flyover (FO) Gedangan menjadi salah satu solusi pengurai kemacetan. Jalan layang sepanjang 477 meter itu akan dibangun Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII. Belum ada kepastian kapan akses tersebut dikerjakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sunarti Setyaningsih menjelaskan, FO Gedangan dikerjakan bersama BBPJN VIII dan pemkab.

Konstruksi jalan layang itu dikerjakan pemerintah pusat. Total kebutuhan anggaran mencapai Rp 180 miliar. Pemkab bertugas membebaskan lahan. Saat ini alokasi anggaran pembelian tanah masih dihitung. ”Baru gambaran kasar saja,” jelasnya.

Naning –sapaan akrab Sunarti Setyaningsih– menambahkan, anggaran pembebasan lahan FO memang belum pasti. Sebab, pihaknya masih menunggu desain FO Gedangan. ”Kalau sudah pasti, bisa diketahui kebutuhan anggarannya,” ujarnya.

Nah, jika desain FO tuntas dibuat, pemkab akan membuat tahapan pembebasan lahan. Prosesnya panjang. Sama dengan pembelian lahan frontage road (FR). Ada tahapannya. Di antaranya, menyusun feasibility study (FS), membentuk panitia pengadaan lahan, mengajukan penetapan lokasi (penlok) ke Pemprov Jatim, dan mendata lahan. Kemudian, pengumuman proyek, proses appraisal, pengumuman hasil appraisal, baru pembayaran.

Menurut Naning, FO Gedangan mungkin belum bisa dibangun 2019. DPUBMSDA telah bertemu Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Jatim. Dalam pertemuan itu, Naning menyampaikan bahwa pemkab belum mengalokasikan dana. ”Menunggu desain FO,” ucapnya.

Apa solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas? Satusatunya ialah menuntaskan frontage road. Tahun ini pemkab berupaya mempercepat pembebasan lahan. ”Tahun depan pembangunan. Kami upayakan tuntas,” jelasnya.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo M. Nizar menuturkan, kemacetan Kota Delta bertambah parah. Jalan Raya Waru hingga Buduran kian padat. Dia memprediksi, meski FR tuntas, jalan pendamping arteri itu belum bisa mengurai kepadatan. ”Karena kendaraan terus bertambah” paparnya.

Menurut Nizar, FO Gedangan salah satu solusi mengatasi kemacetan. Pembangunan jalan layang itu harus dipercepat. ”Kalau belum ada desain, ya segera berkoordinasi,” katanya.

Solusi lain ialah membuka pintu tol kawasan Kloposepuluh, Sukodono, atau Gedangan. ”Jadi, kendaraan yang menuju luar kota tidak menumpuk di tengah,” ucap politikus Golkar itu.

Targetkan 100 Bidang Lahan Bebas


Di sisi lain, tahap konstruksi frontage road (FR) sepanjang 9,2 kilometer belum berlanjut. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo masih melanjutkan pembebasan lahan.

Kasi Pengadaan Tanah Kantor Pertanahan Sidoarjo Ferri Saragih menjelaskan, proses pembebasan lahan FR terus berjalan. Saat ini tahapan appraisal. Penaksiran harga lahan itu berjalan hingga November.

Lahan FR yang ditaksir mencapai seratus bidang. Membujur dari Waru hingga Buduran. Mulai tanah perusahaan hingga lahan milik warga. ’’Target sementara seratus bidang, tapi bisa saja bertambah,’’ ucapnya.

Hasil appraisal tersebut diumumkan bulan depan. Pemilik lahan yang menerima hasil perhitungan bisa langsung mendapat ganti rugi. Sementara itu, yang menolak langsung dikonsinyasi. ’’Dituntaskan di pengadilan,’’ ujarnya.

Total ada 194 bidang lahan FR yang belum dibebaskan. Jika target pembebasan tanah seratus bidang, masih ada 94 bidang. Ferri menegaskan, pembebasan memang membutuhkan waktu panjang. Berkas-berkas kepemilikan tanah harus lengkap. ’’Tahun ini 80 persen dibebaskan. Sisanya tahun depan,’’ katanya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore