
Ilustrasi lampu PJU di Kota Surabaya. Satu bulan terakhir marak aksi pencurian lampu PJU, Pemkot Surabaya diperkirakan merugi Rp 250 juta. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya geram dengan maraknya aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU), yang menyebabkan belasan titik lampu di Kota Pahlawan padam dan membahayakan keselamatan para pengendara.
Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Agung Karyadi mengatakan aksi pencurian kabel PJU yang tertanam di dalam gorong-gorong ini meningkat dalam satu bulan terakhir.
“Betul, beberapa titik itu kabelnya dicuri memang. Yang dicuri kabelnya yang ada di bawah (gorong-gorong), karena jaringannya rusak akhirnya (PJU) padam itu,” tutur Agung di Surabaya, Jumat (28/11).
Ia mengatakan kasus pencurian kabel PJU bukanlah fenomena baru. Berdasarkan data Dishub Surabaya, selama periode 12 Februari - 28 November, aksi pencurian kabel PJU terjadi di 17 lokasi.
Total panjang kabel PJU yang dicuri mencapai 2.640 meter pada 88 gawang (tiang). Pemkot Surabaya pun diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 250,8 juta, akibat aksi pencurian yang terus meningkat belakangan ini.
"Sekitar satu tahun lalu, kasus serupa (pencurian kabel PJU) sempat marak terjadi dan berhasil diatasi setelah Dishub berkoordinasi dengan pihak kepolisian, sehingga beberapa pelaku bisa tertangkap," sambungnya.
Sayangnya, aksi pencurian ini kembali marak dalam sebulan terakhir, khususnya menjelang musim penghujan. Bahkan dalam menjalankan aksinya, para pelaku ini tidak bekerja sendiri, melainkan terorganisir atau berkelompok.
Modus yang sering digunakan oleh pelaku adalah menyamar sebagai petugas atau Satgas Dinas Perhubungan. Mereka mengelabuhi masyarakat dengan mengenakan rompi dan helm keselamatan.
“Mereka biasanya mematikan listrik PJU di malam hari dan berpura-pura melakukan perbaikan. Pakai rompi, helm, seperti pekerja sungguhan begitu. Jadi masyarakat percaya dan tidak curiga,” ucap Agung.
Adapun titik PJU yang menjadi sasaran, antara lain di Jalan Tunjungan sisi timur, Jalan Panglima Sudirman sisi barat, Frontage Timur Jalan A. Yani, Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Gubernur Suryo.
Kemudian Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo. Dishub Surabaya tengah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk menangkap pelaku.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait ini, supaya pencurinya bisa segera tertangkap. Termasuk dengan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," pungkasnya. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
