
Dinas Pendidikan Gresik memberi sosial penerapan ijazah digital tahun ini untuk lulusan SMP. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Lulusan SMP di Kota Pudak tahun ini tidak lagi mendapat fisik ijazah. Sebab Dinas Pendidikan Gresik berencana menerbitkan ijazah elektronik mulai tahun ajaran 2024/2025.
Dispendik Gresik pun sudah memberikan sosialisasi kepada seluruh SMP negeri dan swasta beberapa waktu lalu. Terakhir, bimbingan teknis juga telah diberikan. Kepala Bidang Pendidikan Pengelolaan SMP Syifaul Qulub mengatakan, inisiatif ini dilakukan untuk membiasakan digitalisasi sesuai permintaan zaman.
“Dispendik bertanggung jawab penuh dalam bimtek hingga tuntas. Di mana kolaborasi dilakukan dengan Diskominfo,” ucapnya, Rabu (4/6).
E-ijazah itu direalisasikan untuk memastikan keaslian ijazah. Selain itu, juga untuk menjamin anak didik selalu memiliki akses terhadap ijazah mereka. "Bahkan jika terjadi kehilangan akibat bencana seperti banjir atau kebakaran. Dengan demikian, mereka akan tetap memiliki ijazah yang asli,” imbuhnya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Gresik Beri Avita Prasetiya menyampaikan dukungannya terhadap rencana e-ijazah. “Kebijakan ini, seperti yang tertuang dalam Permendikbudristek No. 58 Tahun 2024 tanggal 7 Oktober 2024 tentang Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, bertujuan untuk memodernisasi administrasi pendidikan,” ujarnya.
Tahun ajaran 2024/2025 ini ditargetkan ada 11.509 siswa lulus SMP negeri dan swasta. Mereka untuk pertama kali mendapatkan ijazah berupa digital. “Ada setidaknya 119 lembaga di 18 kecamatan. Ini akan bermanfaat,” imbuhnya.
Sementara itu, ketua MKKS SMP Swasta M Sholikun menilai bahwa e-ijazah dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan dalam penerbitan ijazah. Selain itu, memudahkan proses verifikasi keaslian dan validasi ijazah secara online oleh pihak yang berwenang, serta mitigasi risiko. “Seperti saat digunakan untuk ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ucapnya.
Seluruh data peserta didik telah berhasil diunggah ke dalam Aplikasi E-Ijazah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Proses verifikasi dan validasi data juga telah dilakukan secara cermat oleh pihak sekolah dan dinas, terkait DNS (data nominasi sementara) maupun Residu DNS, untuk memastikan keabsahan setiap informasi peserta didik dan kepala sekolah. (son)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
