
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Kebijakan mengirim anak nakal ke barak militer ala Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diikuti beberapa daerah, seperti Palembang dan Singkawang. Kebijakan itu menimbulkan pro dan kontra masyarakat.
Tetapi tidak dengan Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki cara sendiri untuk menangani kenakalan anak-anak. Seperti terlibat tawuran antar pelajar yang dinilai meresahkan masyarakat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Dinas Pendidikan (Dispendik) akan memetakan kebutuhan para pelajar. Sehingga tawuran antar pelajar tidak terjadi lagi di Kota Pahlawan.
"Mendidik anak butuh sinergi antara lingkungan di rumah dengan lingkungan sekolah. Oleh sebab itu, orang tua dari anak-anak itu akan kita panggil untuk duduk bersama para guru," tutur Eri di Surabaya, Jumat (16/5).
Eri menekankan menangani anak-anak yang terlibat tawuran tak cukup dengan hukuman. Peran sekolah dan orang tua jauh lebih penting dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Bila diperlukan, Dispendik juga akan menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Dinas Sosial untuk menentukan langkah pembinaan bagi anak-anak yang terlibat tawuran.
Baca Juga: Polda Jatim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Penahanan Ijazah di UD Sentoso Seal
"Mereka (anak-anak yang terlibat tawuran) kemudian kita kirim ke Kampung Anak Negeri (KANRI) yang selama ini sudah berjalan," imbuh Eri yang kembali terpilih menjadi ketua Dewan Pengurus APEKSI 2025-2030.
Di KANRI, mereka akan digembleng dengan berbagai pelatihan. Mulai dari kedisiplinan, kerja sosial, pengembangan life skill, keterampilan berwirausaha, hingga wawasan kebangsaan dan keagamaan.
"Kita terus berusaha maksimal memberikan pendidikan yang terbaik buat masa depan anak-anak Surabaya. Tapi kita tidak bisa sendiri, orang tua tetap menjadi kunci untuk membangun karakter anak," tukas Eri.
Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Respons Laporan UD Sentoso Seal, Tegaskan Kepentingan Warga Surabaya
Wali Kota Surabaya berharap, dengan langkah yang tegas namun tetap humanis, anak-anak yang sebelumnya terlibat aksi tawuran dapat perlahan berubah ke arah positif berkat keterampilan yang mereka pelajari di KANRI.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
