Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 09.22 WIB

Mau Daftar SMP Negeri di Surabaya? Simak Empat Jalur SPMB 2025/2026 Ini

Kepala Dinas Pendidikan, Kota Surabaya, Yusuf Masruh. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Menteri Pendikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi mengganti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada akhir Januari 2025.

Perubahan sistem ini juga berdampak pada pelaksanaan penerimaan murid di tingkat daerah, termasuk di Kota Surabaya. Sebagaimana Permendikdasmen Nomor 3 tahun 2025, ada empat jalur di SPMB.

Empat jalur yang bisa dipilih calon murid di SPMB, di antaranya jalur afirmasi, jalur prestasi, jalur mutasi (dulunya dinamai jalur perpindahan orang tua), dan jalur domisili (dulunya dinamai jalur zonasi).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan bahwa pada SPMB 2025/2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, terdapat penyesuaian kuota di masing-masing jalurnya.

Pertama, kuota jalur afirmasi pada mengalami peningkatan 5 persen. Dari yang sebelumnya 15 persen, naik menjadi 20 persen dari total pagu (jumlah siswa yang diterima dalam satu tahun ajaran baru).

"Tentunya ini (peningkatan kuota jalur Afirmasi) memperbesar kesempatan anak-anak dari keluarga miskin (gamis) dan pra gamis jika ingin bersekolah di sekolah negeri," ujar Yusuf di Surabaya, Jumat (11/4).
 
Peningkatan kuota juga terjadi pada jalur Prestasi. Dari kuota tahun lalu sebesar 30 persen, naik menjadi 35 persen. Jalur Prestasi ini meliputi prestasi non akademik dan prestasi rapor.

"Jalur mutasi pada SPMB tahun ini 5 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang orang tuanya pindah tugas. Terakhir adalah jalur Domisili yang mana juga mengalami perubahan," imbuhnya.

Sementara pada jalur domisili dibagi menjadi dua bagian, yakni kuota 20 persen untuk calon murid di wilayah sekitar sekolah negeri dan kuota 20 persen untuk calon murid dari kelurahan tanpa SMP Negeri di kecamatannya.
 
Ia mencontohkan untuk jalur domisili satu, calon murid yang rumahnya di Kelurahan Medokan Semampir dan sekitarnya, dapat mendaftar SPMB ke SMP Negeri 30 Surabaya. Sebab masih dalam satu wilayah sama.
 
“Nah kalau domisili dua, jumlah kelurahan dalam satu kecamatan itu dibagi rata. Misalnya di Kecamatan Sukolilo ada tujuh kelurahan, maka setiap kelurahan itu mendapatkan kuota sekitar 2,85 persen," terangnya.

Sebagai penutup, Kadispendik Yusuf, menyampaikan bahwa empat jalur SPMB 2025/2026 jenjang SMP Negeri ditujukan bagi sekitar 38.000 siswa lulusan SD di Surabaya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore