Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 00.57 WIB

Waspadai 5 Titik Kemacetan dan 3 Titik Rawan Kecelakaan di Jatim saat Momentum Mudik Lebaran 2025

Gerbang tol Waru Utama yang merupakan bagian dari tol Surabaya - Gempol dipotret saat malam. (Dok/Jawa Pos) - Image

Gerbang tol Waru Utama yang merupakan bagian dari tol Surabaya - Gempol dipotret saat malam. (Dok/Jawa Pos)

JawaPos.com-Menjelang Lebaran 2025, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan lokasi kecelakaan yang perlu diwaspadai pemudik. Beberapa jalur utama di Jatim diprediksi mengalami lonjakan kendaraan, terutama pada H-4 hingga H-2 Lebaran.

"Kami telah mengidentifikasi beberapa lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan parah, terutama di jalur-jalur utama dan pintu masuk tol. Pemudik diminta untuk mengatur perjalanan mereka dengan baik agar terhindar dari kepadatan," ujar Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol Imam Sugianto di Surabaya.

Titik-Titik Kemacetan di Jawa Timur

Beberapa lokasi yang diperkirakan mengalami kemacetan tinggi selama periode mudik Lebaran 2025 yaitu:

  • Simpang Mengkreng, Kediri–Kedungmulyo.

Merupakan pertemuan jalur dari Nganjuk, Jombang, dan Kediri, yang sering mengalami kepadatan akibat volume kendaraan yang meningkat drastis selama periode Lebaran.

  • Rute Wisata Malang–Batu

Jalur ini selalu padat saat libur Lebaran karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Batu.

  • Jalur Magetan–Sarangan

Akses menuju kawasan wisata Sarangan yang terkenal dengan pemandangannya sering mengalami penumpukan kendaraan, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

  • Jalur Tol Waru–Porong–Gempol

Salah satu ruas tol yang sering mengalami kepadatan kendaraan, terutama menjelang gerbang tol dan rest area.

  • Pintu Masuk Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo)

Diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan pada puncak arus mudik dan balik.

Selain kemacetan, polisi juga telah memetakan lokasi rawan kecelakaan di Jawa Timur, terutama di jalur tol dan jalan nasional. "Beberapa titik rawan kecelakaan ada di sepanjang jalur tol dan rest area. Kami akan meningkatkan patroli di blind spot untuk mencegah kecelakaan akibat pengemudi yang kelelahan," ujar Imam. Pemudik diimbau untuk berhati-hati di jalur-jalur berikut:

  • Tol Ngawi – Kertosono, sering terjadi kecelakaan akibat kecepatan tinggi.
  • Jalur Pantura Tuban – Lamongan, rawan kecelakaan akibat kendaraan besar.
  • Jalur Selatan Jember – Banyuwangi, banyak tikungan tajam dan minim penerangan.

Guna menghindari kemacetan dan kecelakaan, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus mudik dan balik (H-4 hingga H+4 Lebaran), beristirahat di rest area jika merasa lelah untuk menghindari microsleep, menggunakan aplikasi navigasi untuk mencari jalur alternatif jika terjadi kemacetan, dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat mudik.

"Kami ingin masyarakat bisa sampai tujuan dengan selamat dan nyaman. Oleh karena itu, patuhi aturan lalu lintas, jangan memaksakan diri saat berkendara, dan manfaatkan pos pengamanan yang telah disediakan," tutur mantan Kapolda Jatim tersebut. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore