Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 07.16 WIB

Bawa Senjata Tajam, Seorang Perempuan Berkerudung Bikin Onar di Dalam Gereja

Tangkapan layar perempuan diamankan di dalam Gereja. (Instagram @doominic.id.) - Image

Tangkapan layar perempuan diamankan di dalam Gereja. (Instagram @doominic.id.)

JawaPos.com - Seorang perempuan berkerudung diamankan oleh warga, setelah ketahuan membawa senjata tajam pisau di salah satu Gereja daerah Manukan, Surabaya, Rabu, 20 November 2024. Aksi perempuan tersebut dibagikan oleh akun Instagram @doominic.id. Dalam sebuah unggahan, pemilik akun menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi di pagi hari. Saat Gereja itu menggelar misa.

"Izin menjelaskan. Jadi tadi pagi saat mau misa, ada wanita (masih muda umur 20-30 tahun.
Pakai hijab dan cadar masuk ke gereja," tulis pemilik akun Instagram @doominic.

Petugas lantas berusaha untuk mengarahkan perempuan berkerudung itu untuk keluar. Namun, yang bersangkutan menolak dan memberontak saat diminta keluar gereja.

"Akhirnya ada 2 ibu-ibu mendampingi wanita ini sepanjang misa sambil megang tangan wanita ini. Sepanjang misa wanita ini bereaksi aneh dari mulai ijin mau bertanya ketika romo berbicara, menangis, teriak-teriak, muntah," imbuhnya.

Tepat saat perempuan berkerudung itu histeris dan memasukan tangannya ke baju, sebilah senjata tajam pisau keluar dari saku bajunya. Warga yang ada di sana pun langsung mengambil sajam tersebut.

Pihak Gereja kemudian menghubungi RT, RW dan polisi. Tak lama kemudian, perempuan berkerudung itu diamankan dan dibawa ke polsek terdekat.

"Masih ditelusuri motif dan dugaan pelaku mengarah ke aksi teroris atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," lanjutnya.

Dihubungi secara terpisah, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan membenarkan kejadian itu. "Yang di Gereja, iya benar," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu, 20 November 2024.

AKP Rina juga membenarkan kronologi kejadian yang diuraikan akun instagram @doominic.id. Dari penyelidikan sementara, perempuan tersebut hanya seorang diri. Artinya, tidak ada pelaku lain.

"Yang jelas berita itu benar, yang bersangkutan sekarang lagi diobservasi di Rumah Sakit Jiwa Menur. Observasinya selama dua minggu. Itu saja yang bisa saya konfirmasi," imbuhnya.

Di sisi lain, JawaPos.com juga melakukan konfirmasi ke Kapolsek Lakarsantri Surabaya Kompol M Akhyar. Dia mengatakan bahwa perempuan tersebut sedang diperiksa kejiwaannya.

Ketika ditanya apakah ada indikasi yang bersangkutan ODGJ, ia membenarkan dengan balasan singkat. "Y (yang bersangkutan terindikasi ODGJ, Red)," tandas M. Akhyar.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore