
Polrestabes Surabaya menggulung kelompok gangster spontan Surabaya pada Rabu (7/8) dini hari. (Istimewa)
JawaPos.com–Polrestabes Surabaya menggulung kelompok gangster spontan Surabaya pada Rabu (7/8) dini hari. Para gangster itu punya cara tersendiri untuk mengumpulkan para anggotanya di Surabaya. Yakni, dengan live streaming di media sosial Instagram.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kasat Samapta AKBP Teguh Santoso mengatakan, kejadian bermula dari patroli media sosial yang dilakukan tim Respatti. Mengetahui lokasi live streaming, tim segera mendatangi di wilayah Osowilagun.
”Kami menurunkan 11 personel Respati 3 yang dipimpin Aipda Anto Ibnu,” tutur AKBP Teguh di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (7/8).
Saat tim tiba, menurut AKBP Teguh, tim respati Polrestabes Surabaya melihat seorang anak melarikan diri dengan sepeda motor yang ditumpangi tiga orang sambil memegang celurit besar. Polisi pun melakukan pengejaran kepada gangster tersebut.
”Tim Respati kemudian melakukan pengejaran mulai dari Makam Rangkah hingga ke daerah Kalianak dan Osowilangun,” kata Teguh.
Teguh menyebutkan, ada empat remaja yang diamankan. Yakni AH, 17, warga Bulakbanteng Wetan Gg 4 No 16a Surabaya; dan DSPP, 20, warga Jl Ploso 8 No 13, yang membawa petasan.
”Kemudian SL, 20, warga Sidodadi Kulon 16b Surabaya; dan IAS, 21, warga Jl Tambak Wedibaru Gg 13, yang memegang sajam jenis celurit besar,” jelas Teguh.
Teguh menjelaskan, dari pengakuan para remaja itu mengaku mengikuti kelompok bernama Spontan Surabaya yang dikenal sebagai grup ala gangster di Surabaya.
”Selain mengamankan empat remaja tersebut, Tim Respati juga menyita barang bukti meliputi, satu sajam (celurit panjang), satu buah petasan, lima handphone dan unit sepeda motor,” tandas Teguh.
Saat ini keempat remaja tersebut diserahkan ke Polsek Benowo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka diduga melanggar UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam.
AKBP Teguh Santoso menyampaikan terima kasih atas kerja keras tim dan berharap kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
