
Ilustrasi penyekapan. Dua WNA Jepang menjadi korban penyekapan sindikat scamming internasional di Surabaya. (istimewa)
JawaPos.com–Nasib malang dialami dua perempuan Warga Negara Asing (WNA) Jepang berinisial YK dan SM. Keduanya dijanjikan pekerjaan di Thailand, namun justru disekap dan dibawa ke Surabaya, Jawa Timur.
Selain diiming-imingi pekerjaan, korban juga sempat dibelikan tiket pesawat PP sebelum akhirnya paspor dan ponsel disita. Mereka dipaksa menjadi operator penipuan online oleh sindikat scamming internasional.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan, kasus ini terbongkar setelah adanya laporan dari Konsulat Jendral Kedutaan Besar Jepang terkait dugaan penyekapan terhadap WNA Jepang.
”Awalnya, korban WNA dari Jepang ditawari ini ditawari untuk bekerja sebagai pelayan atau operator di Thailand. Namun dalam perjalanannya, mereka justru dibawa ke Surabaya, Indonesia,” tutur Luthfie Sulistiawan, Senin (11/5).
Beruntung sebelum telepon genggam disita sindikat, salah satu korban sempat mengirimkan lokasi kepada mantan suami. Informasi tersebut menjadi petunjuk kunci dan diteruskan ke Konsulat Jepang di Surabaya.
Selain menyita alat komunikasi, sindikat juga mengancam korban apabila menolak bekerja sebagai operator scamming, dia akan dipindahkan ke tempat lebih buruk dan diancam dijual organ tubuhnya.
Baca Juga:Tak Kuasa Menahan Nafsu Birahi, Guru Honorer di Surabaya Cabuli Siswinya di Sekolah hingga 10 Kali
”Dijelaskan sama orang yang badannya besar, kalian itu sudah dijual ke kami, harganya $25.000 USD. Kalau mau berhenti, tempat berikutnya saya tidak jamin kalian bisa hidup,” ucap translator menerjemahkan pengakuan korban, dikutip dari Instagram @luthfie.daily, Senin (10/5).
Berbekal laporan Konsulat, polisi melakukan penyelidikan dan menggerebek rumah di Jalan Dharmahusada Permai VII, Surabaya. Di lokasi itu, petugas menemukan dua WNA Jepang yang diduga menjadi korban penyekapan.
”Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa rumah tersebut (di Jalan Dharmahusada) adalah rumah kontrakan yang dikontrak dari 2 tahun yang lalu oleh tersangka inisial E warga negara Indonesia,” ujar Kombespol Luthfie.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022