Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 17.08 WIB

Curanmor Resahkan Warga, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Bahas Penanganan Bersama Forkopimda dan RT/RW

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

JawaPos.com–Pemkot Surabaya beri perhatian serius terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pemkot berencana menggelar pertemuan bersama kepolisian, RT/RW, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, membahas solusi komprehensif mengatasi curanmor.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran kepolisian terkait rencana pertemuan dengan perwakilan RT/RW dan Forkopimda. Pertemuan itu diharapkan dapat menghasilkan solusi komprehensif dalam mengatasi curanmor di Kota Pahlawan.

”Insya Allah kita membuat pertemuan dengan seluruh perwakilan RT/RW, juga dengan kepolisian, sama Forkopimda untuk bagaimana penyelesaiannya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Namun, Wali Kota Eri juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggal. Kemiskinan dan kurangnya rasa empati antar warga, bisa menjadi faktor pendorong terjadinya aksi curanmor.

”Karena apa, semakin banyak kemiskinan, akan terjadi hal itu. Ini kota besar, ada (warga) yang dari luar-luar itu masuk,” ujar Eri Cahyadi, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023-2025 tersebut.

Wali kota menyadari, untuk mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor, tidak bisa hanya mengandalkan pengawasan kepolisian. Namun, kepedulian antar warga terhadap lingkungan, juga berperan penting dalam mencegah aksi kejahatan jalanan.

”Contoh di kampung, kita suruh masuk kampung. Berarti maksudnya itu di kampung tetap kita jaga bersama, tapi empati orang kampung juga harus dijaga. Sudah tahu di kampung ada (orang) yang uglak-uglik (jebol) pagar, dibiarkan. Itu berarti kan Pancasila kita tidak berjalan,” jelas Eri.

Wali Kota Eri pun meyakini, dengan menerapkan konsep Kampung Madani, angka kejahatan jalanan seperti curanmor dapat dicegah atau ditekan. Sebab, di dalam Kampung Madani, warga mengedepankan gotong-royong untuk menciptakan lingkungan yang aman.

”Inilah yang saya hidupkan dengan Kampung Madani. Bukan hanya memberi bantuan kepada yang tidak mampu di kampung tersebut, tapi bagaimana menciptakan lingkungan aman dan nyaman,” terang Eri.

Selain itu, dia menegaskan, koordinasi dengan jajaran kepolisian juga akan dilakukan untuk memperkuat pengamanan di luar kawasan perkampungan.

”Kami juga koordinasi dengan kepolisian untuk jaga yang di luar perkampungan. Jadi beban kita terbagi, insya Allah begitu,” tandas Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore