Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 April 2024 | 17.06 WIB

Kemendagri Ungkap Kunci Sukses Otonomi Daerah dalam Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah 2024 di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

JawaPos.com–Puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVIII berlangsung semarak di Grand City Mall Surabaya pada Kamis (25/4) malam. Kegiatan itu menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian acara peringatan Hari Otda 2024 di Kota Surabaya.

Malam puncak peringatan Hari Otda 2024 diisi gala dinner, pertunjukan tarian, sambutan, hingga ditutup dengan penampilan hiburan dari beberapa musisi.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro bersama sejumlah pejabat dari Kemendagri. Hadir pula Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, para kepala daerah di Indonesia, hingga tim penilai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) 2023.

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro menyampaikan, daerah memiliki peran yang sangat besar dalam urusan pemerintahan. Masa depan kehidupan masyarakat modern ditentukan banyak variabel.

 ”Satu di antara variabel penting adalah kepala daerah. Kunci sukses otonomi daerah itu lebih 30 sampai 40 persen ditentukan kemampuan kepala daerah bersama DPRD. Dalam hal kepala daerah, termasuk kemampuan meyakinkan DPRD,” kata Sekjen Suhajar.

Sekjen Kemendagri menyatakan, tidak ada daerah yang sukses tanpa diawali dengan kemauan dari kepala daerah. Nah, dari kemauan kepala daerah itu kemudian didukung dengan kekuatan DPRD. Otonomi daerah itu akan maju.

”Yang nomor dua adalah kapasitas pemerintah daerah. Karena yang mengeksekusi kebijakan kepala daerah adalah kepala satuan kerja perangkat daerah (kepala OPD). Kalau kepala OPD tidak bisa melaksanakan, tidak jalan juga,” ujar Suhajar.

Sekjen Suhajar juga mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) terkait dengan kontrol dan partisipasi masyarakat. Diharapkan seluruh pemda dapat memberikan hak kepada masyarakat untuk mengontrol kinerja pemerintah daerah.

”Karena sesungguhnya cermin yang paling objektif itu mereka (masyarakat) untuk menilai. Maka kontrol dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting untuk kita utamakan dalam program,” sebut Suhajar.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, peringatan Hari Otda ke-28 itu terasa istimewa bagi Kota Pahlawan. Sebab, Surabaya ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut.

”Matur nuwun (terima kasih) seluruh jajaran Kemendagri, Pak Sekjen, dan Pak Dirjen yang memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri mengaku bangga pada momen peringatan Hari Otda 2024. Sebab, peringatan itu sekaligus menjadi pembuktian bahwa pemda di seluruh Indonesia memiliki kekuatan kebersamaan yang luar biasa.

”Semoga dengan (peringatan) Hari Otda, kita memiliki semangat yang sama, visi yang sama, bahwa kita akan memajukan daerah kita dengan sangat luar biasa di bawah Kementerian Dalam Negeri,” tutur Eri.

Kota Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah Peringatan Hari Otda XXVIII yang diselenggarakan Kemendagri pada Kamis (25/4). Keputusan itu berdasar Surat No 100.2.1.7/15 SJ tanggal 2 Januari 2024 perihal Penunjukan Kota Surabaya sebagai lokasi Pelaksanaan Peringatan Hari Otda XXVIII Tahun 2024.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore