Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 22.15 WIB

Jalur Rel Kereta Api Ganda Sepanjang Sidoarjo-Wonokromo Surabaya Segera Dibangun, Kemenhub Siapkan Langkah Mitigasi

Jalur ganda kereta api antara Stasiun Mojokerto-Stasiun Sepanjang telah dioperasikan mulai 1 Desember lalu. Jalur tersebut akan menyambung dengan jalur ganda Sepanjang-Wonokromo ./ - Image

Jalur ganda kereta api antara Stasiun Mojokerto-Stasiun Sepanjang telah dioperasikan mulai 1 Desember lalu. Jalur tersebut akan menyambung dengan jalur ganda Sepanjang-Wonokromo ./

JawaPos.com - Pembangunan jalur kereta api ganda Sepanjang, Sidoarjo - Wonokromo, Surabaya segera direalisasikan. Pembangunan tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah dampak tertentu.

Untuk mengantisipasinya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi dampak pembangunan jalur ganda Sepanjang-Wonokromo.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal menyampaikan pihaknya telah menggandeng para pemangku kepentingan sebagai bentuk koordinasi mengantisipasi dampak yang terjadi akibat pembangunan tersebut, antara lain rekayasa lalu lintas.

"Salah satunya adalah kemungkinan ada rekayasa lalu lintas pada Jalan Ahmad Yani Surabaya, khususnya sekitar flyover Mayangkara sebagai bagian dari pekerjaan penanganan JPL 1A-1B di sekitar itu," ungkap Risal, Selasa (30/1) seperti dikutip dari Antara.

Sebagai informasi, Kemenhub melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya sedang membangun jalur ganda Sepanjang-Wonokromo. Jalur tersebut adalah jalur ganda lanjutan dari Mojokerto-Sepanjang yang telah selesai per 1 Desember 2023.

Nantinya, jalur ganda Sepanjang-Wonokromo akan menjadi segmen terakhir dari jalur ganda selatan Jawa di Jawa Timur.

Meskipun demikian, Risal menyatakan rencana rekayasa lalu lintas tersebut masih dalam tahap pembahasan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, kepolisian, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya.

"Nanti sebelum pemberlakuan rekayasa lalu lintas, akan dilakukan sosialisasi dengan melibatkan pihak-pihak terkait agar masyarakat tidak kebingungan terhadap rekayasa tersebut," imbuh Risal.

Selain rencana rekayasa lalu lintas, DJKA berencana melakukan penertiban dan pengadaan lahan di sekitar pilar tol Surabaya-Gempol yang berada di kawasan Pagesangan Surabaya.

"Penertiban itu dilakukan demi memastikan jarak aman antara jalur ganda yang akan dibangun, dan memastikan aspek keselamatan dari perjalanan kereta api yang akan melintasi jalur ganda tersebut," kata Risal.

Menurut rencana, jalur ganda Sepanjang-Wonokromo akan dibangun sepanjang 7 kilometer spoor (km'sp) dan menghubungkan jalur ganda selatan Jawa segmen Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Solo-Madiun-Wonokromo dengan segmen Mojokerto-Sepanjang.

"Persiapan terus kami lakukan untuk memastikan pembangunan ruas terakhir jalur ganda selatan Jawa di Jawa Timur ini dapat dilakukan tanpa kendala, sambil terus menuntaskan pekerjaan yang tersisa pada jalur ganda Mojokerto-Sepanjang," pungkas Risal.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore