
Photo
JawaPos.com- Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sedang berlangsung. Puluhan ribu anak di Surabaya akan mendapatkan vaksinasi berbagai penyakit. Kegiatan itu juga melibatkan komponen masyarakat lainnya. Mulai relawan Pramuka hingga mahasiswa. Tujuannya, target imunisasi bisa tercapai.
Setiap puskesmas mempunyai target sendiri. Misalnya, Puskesmas Jemursari. Target mereka selama sebulan, 1.200 anak harus diimunisasi. Jumlah tersebut tentunya tidak gampang. Berbagai cara akan dilakukan. Salah satunya, menggerakkan kader kesehatan. ’’Kami berusaha semaksimal mungkin agar target bisa tercapai,’’ kata Kepala Puskesmas Jemursari drg Siti Januarsih, Selasa (2/8).
Camat Wonocolo Muslich Hariadi mengatakan, kegiatan BIAN sekaligus memantau kondisi stunting di wilayahnya. Hingga kemarin, kasus stunting di Wonocolo mulai menurun. Dari awalnya 56 menjadi 46 anak. ’’Permakanan tiga kali sehari kami berikan kepada mereka yang dalam kondisi stunting,’’ ucapnya.
BIAN berlangsung serentak. Targetnya, menjangkau 75.288 anak Surabaya yang menjadi sasaran imunisasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pemerintah Indonesia dengan dibantu UNICEF serta WHO. Selain untuk mengendalikan kasus rubela di Indonesia, BIAN membantu dunia bebas dari polio.
’’Tantangannya, vaksinator tidak hanya bertugas melakukan imunisasi. Mereka juga sibuk melayani vaksinasi Covid-19 dan booster,’’ kata Chief of Java Field Office UNICEF Tubagus Arie Rukmantara.
Dia menuturkan, untuk membantu tenaga medis, anggota PKK, relawan Pramuka, dan mahasiswa juga dilibatkan. Jumlahnya ribuan orang. Tugasnya, menyisir para keluarga agar balitanya diimunisasi.
Di Sidoarjo Ada 106 Ribu Anak Belum Dapat Imunisasi Lengkap
Sementara itu, dinas kesehatan (dinkes) Pemkab Sidoarjo, Selasa (2/8) juga me-launching BIAN di kantor Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Sebanyak 58 anak di bawah usia 5 tahun (balita) menjadi peserta. Ada yang mendapat imunisasi difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) hingga imunisasi measles dan rubela (MR).
Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros menyatakan, BIAN menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menutup celah imunisasi akibat pandemi Covid-19. Sebab, selama pandemi, aktivitas imunisasi pada anak tidak bisa berjalan maksimal.
Keterbatasan mobilitas itu menjadikan banyak anak yang imunisasinya belum lengkap. Karena itu, kekurangan vaksinasi pada anak perlu dikejar. ”BIAN ini juga bertujuan mencegah kejadian luar biasa dari penyakit pada anak,” katanya.
Menurut Syaf, total ada 973 bayi usia 0–12 bulan di Sidoarjo yang belum diimunisasi lengkap. Anak-anak di Kota Delta yang imunisasi dasarnya belum lengkap selama 2017–2021 berjumlah 3.065 anak. ”Jadi, sasaran BIAN untuk mengejar imunisasi bulan ini cukup tinggi,” ujarnya.
Dia menyebut angka 106 ribu. Angka tersebut berasal dari jumlah anak usia 0–59 bulan yang belum mendapat imunisasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sidoarjo dr M. Atho’illah menyebutkan, jumlah sasaran riil anak usia kurang dari 5 tahun yang perlu divaksin mencapai 106 ribu anak. Targetnya, semua sasaran bisa mendapat imunisasi tahun ini. ”Jika belum mencapai 100 persen, September akan dilakukan sweeping,” ungkapnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
