Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 18.05 WIB

Pemkot Surabaya Terus Genjot Kesejahteraan Keluarga Miskin, Ini Pesan Cak Eri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri Rini Indriyani dan Sekda Ikhsan berfoto bersam sejumlah penerima bantuan gerobak rombong di halaman Balai Kota Surabaya./(FOTO: SURYANTO/RADAR SUR

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan para keluarga miskin (gamis) yang tersebar di wilayahnya.

Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), pada Selasa (16/1), sejumlah modal unit usaha yang ditujukan untuk gamis pun telah dialokasikan oleh Pemkot Surabaya.

Di antaranya, rombong, mesin jahit, hingga peralatan dan barang toko kelontong.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, hingga saat ini telah ada total penerima bantuan sebanyak 35 orang.

“Pemkot sebelumnya juga sudah memberikan intervensi ke mereka,” ujarnya, Senin (15/1), seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup), pada Selasa (16/1).

Diketahui, sejak Eri menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya, warga yang tergabung dalam kelompok masyarakat (pokmas) yang bertugas memasak dan petugas pengirim (pertukir) adalah keluarga miskin.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya pun telah memberikan pelatihan memasak bagi pokmas tersebut. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para warga yang bertugas memasak untuk program permakanan.

“Ini namanya padat karya dalam bidang permakanan. Dalam kenyataannya memang tidak hanya keluarga miskin. Tetapi seharusnya yang diutamakan adalah kelompok masyarakat dari keluarga miskin dulu,” katanya, seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup), pada Selasa (16/1).

Dari segala upaya yang telah dilakukan itu, pria yang akrab dengan panggilan Cak Eri ini berharap agar pemberian bantuan itu dapat berdampak positif pada gamis.

Sehingga, outputnya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan juga melatih mereka menjadi mandiri.

“Setelah mendapat bantuan, maka berapa pendapatan mereka? Karena kalau dia memiliki anak, bisa ikut bekerja lewat program padat karya. Bahkan, ada orang tua dan anaknya ikut padat karya dan total pendapatan mereka dalam satu keluarga sudah mencapai Rp 10 juta,” terangnya.

Di tengah komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran itu, Cak Eri mengatakan bahwa Pemkot Surabaya telah mengantongi data lengkap gamis seperti alamat, profesi pekerjaan, dan jumlah pendapatan yang diperoleh setiap bulannya.

Hal tersebut harus diketahui, agar pemetaan program gamis dapat tepat sasaran.

Disisi lain, Cak Eri pun mengungkap program tersebut tak selamanya mulus.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore